Jumat, 17 Des 2021 16:38 WIB

Penyebab Perut Kram dan Mulas saat Hamil Muda Serta Cara Mengatasinya

Atilah Tia Abelta - detikHealth
Shot of unhealthy young woman with stomachache leaning on the bed at home. Perut kram dan mulas bisa dialami wanita saat hamil. (Foto: iStock)
Jakarta -

Ibu hamil kerap merasakan perubahan yang ekstrem pada kehamilan trimester pertama. Salah satunya perut kram dan mulas saat hamil muda. Tentu hal itu membuat mereka tidak nyaman bahkan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Dikutip dari Haibunda, sakit yang diakibatkan oleh perut kram dan mulas saat hamil muda mirip seperti yang dirasakan wanita ketika haid.

Dokter kandungan dari Mayapada Hospital, dr Karno Suprapto, SpOG, menjelaskan bahwa seseorang yang mengalami perut kram dan mulas menggambarkan adanya kontraksi dari rahim. Rasa sakit ini berbeda dengan dengan kontraksi kehamilan yang rasa sakitnya berkali-kali lipat. Namun, hal ini tak menjadi alasan bahwa kram perut dan mulas disepelekan.

"Intensitas berbeda, kalau mau melahirkan katanya sepuluh kali rasa sakitnya dari kram perut karena haid. Kalau ibu hamil muda hanya menangis saat kram perut, tapi kalau mau melahirkan mungkin menjerit," jelas dr Karno.

Beberapa perubahan dapat memicu rasa mulas semakin parah, apalagi jika diikuti dengan perut kram. Berikut beberapa faktor penyebab perut kram dan mulas saat hamil muda yang dilansir dari berbagai sumber.

1. Perubahan hormon

Berbagai macam faktor dapat menyebabkan mulas selama kehamilan, termasuk perubahan hormonal.

Misalnya, peningkatan hormon progesteron dapat mengendurkan otot polos dalam tubuh. Akibatnya, tubuh dapat mencerna makanan lebih lambat dan makanan dapat mengalir ke atas, yang kemudian dapat menyebabkan mulas.

Selain itu, tekanan yang ditempatkan rahim yang tumbuh di perut dan bagian lain dari saluran pencernaan dapat menyebabkan asam lambung mengalir terbalik, sehingga menyebabkan mulas.

Tak hanya itu, kekurangan hormon progesteron juga dapat menyebabkan keguguran. Saat kehamilan, hormon progesteron berfungsi menenangkan rahim.

2. Diare

Penyebab lain munculnya perut kram dan mulas saat hamil muda juga dapat disebabkan oleh diare. Rasa sakitnya cenderung mudah hilang ketika buang air besar.

Untuk memenuhi kebutuhan gizi saat hamil, tak sedikit ibu hamil yang mengubah pola makannya. Meski tujuannya baik, terkadang perubahan pola makan secara mendadak bisa menyebabkan diare.

Selain karena pola makan yang berubah, suplemen vitamin prenatal yang dikonsumsi selama kehamilan juga terkadang bisa menimbulkan efek samping diare.

3. Infeksi saluran kemih

Beberapa jenis perut kram yang dirasakan ibu hamil juga dapat disebabkan oleh infeksi saluran kemih (ISK). Jika perut ditekan, maka akan timbul rasa sakit. Hal ini berbeda dengan kram saat haid. Selain perut kram, gejala umum infeksi saluran kemih biasanya sakit saat buang air kecil.

4. Orgasme

Orgasme juga dapat menjadi penyebab munculnya perut kram dan mulas saat hamil muda. Hal ini dikarenakan pada saat wanita mencapai orgasme, ia akan mengalami kejang rahim dan membuat kram perut.

Selain orgasme, berhubungan intim selama hamil juga menjadi penyebab perut kram. Untuk itu, ahli menyarankan untuk mengurangi intensitas berhubungan intim ketika sedang hamil.

5. Stres

Pada trimester pertama atau hamil muda, ibu hamil rentan terkena stres. Stres ini bisa menyebabkan banyak hal, termasuk perut kram dan mulas pada ibu hamil muda. Jika stres tidak ditangani dengan baik, hal tersebut bisa berakibat fatal hingga keguguran.

Kondisi Perut Kram yang Perlu Diwaspadai

Ketika perut terasa kram dan terjadi di usia kehamilan 8 sampai 12 minggu, maka hal ini perlu diwaspadai. Dikhawatirkan di usia ini kehamilan belum kuat.

Selain keguguran, kehamilan di luar janin juga bisa terjadi dengan gejala perut kram. Ibu hamil muda bisa melakukan USG setelah kandungan berusia 2 minggu agar dokter bisa melihat kondisi rahim.

Apa yang harus dilakukan ibu hamil untuk mengatasi perut kram dan mulas saat hamil muda?

  1. Istirahat yang cukup
  2. Kurangi makan makanan yang asam, pedas, berlemak, atau digoreng
  3. Hindari makanan yang diolah dengan cara yang tidak higienis
  4. Batasi konsumsi kafein, seperti kopi, teh, minuman soda, cokelat, dan lainnya
  5. Makan dalam porsi kecil dan lebih sering
  6. Minum air hangat, air jahe, atau teh hangat
  7. Kompres perut yang kram dengan handuk atau botol berisi air hangat
  8. Tidur dengan kepala ditinggikan dengan beberapa bantal
  9. Konsumsi obat penguat sesuai resep dokter
  10. Jika perut kram dan mulas tak kunjung hilang, segera pergi ke dokter

Memperhatikan intensitas dan frekuensi perut kram dan mulas saat hamil muda sangat penting agar tidak merasakan sakit yang berkepanjangan dan membahayakan janin.

Jika dalam satu jam hanya terjadi sekali, biasanya dengan istirahat rasa kram akan hilang. Tapi, kalau terjadi lebih dari tiga kali dalam satu jam, maka harus diwaspadai.



Simak Video "Plasma Konvalesen Dapat Cegah Gawat Janin Pada Bumil Terpapar Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)