Diidap Laura Anna Sebelum Meninggal, Bisakah Spinal Cord Injury Disembuhkan?

ADVERTISEMENT

Diidap Laura Anna Sebelum Meninggal, Bisakah Spinal Cord Injury Disembuhkan?

Vidya Pinandhita - detikHealth
Senin, 20 Des 2021 11:30 WIB
Laura Anna
Laura Anna. Foto: Dok. Instagram
Jakarta -

Selebgram Laura Anna meninggal dunia, Rabu (15/12/2021). Sebelum meninggal dunia, Laura berjuang melawan spinal cord injury yang membuatnya lumpuh. Cedera tersebut ia alami akibat kecelakaan mobil pada Desember 2019, yang dikendarai oleh mantan pacarnya, Gaga Muhammad.

Spinal cord injury atau cedera tulang belakang adalah kerusakan pada bagian sumsum tulang belakang atau saraf ujung kanal tulang belakang (cauda equina). Kondisi ini kerap menyebabkan kerusakan permanen pada kekuatan, sensasi, dan fungsi tubuh lainnya di bawah lokasi cedera.

Dikutip dari laman Medical News Today, American Association of Neurological Surgeons memprediksi sekitar 17.000 cedera tulang belakang terjadi setiap tahun di Amerika Serikat. Sekitar setengah dari cedera ini terjadi pada orang berusia 16-30 tahun, mayoritas terjadi pada laki-laki.

Bisakah seseorang sembuh dari spinal cord injury?

Proses pemulihan cedera tulang belakang tergantung pada tingkat keparahan cedera. Orang dengan cedera tulang belakang yang tidak lengkap memiliki peluang pemulihan yang lebih baik. Dalam kondisi tersebut, cedera merusak sebagian sumsum tulang belakang, namun sinyal dari otak masih bisa masuk ke tubuh lainnya.

Pada cedera total dengan kondisi lebih parah, semua sinyal saraf terhambat berjalan melalui sumsum tulang belakang.

Banyak orang dengan cedera tulang belakang mengalami kehilangan fungsi tubuh atau kelumpuhan. Orang dengan cedera yang tidak lengkap akan sering mendapatkan kembali beberapa fungsi. Akan tetapi, pemulihan yang menyeluruh jarang terjadi.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat, risiko kematian akibat spinal cord injury adalah paling tinggi pada tahun pertama setelah cedera. Dalam waktu tersebut, orang dengan cedera tulang belakang dua sampai lima kali lebih berisiko meninggal dunia daripada seseorang tanpa cedera.

Banyak ilmuwan optimistis, kemajuan penelitian kelak akan memungkinkan cedera tulang belakang bisa disembuhkan. Kini studi penelitian tengah berlangsung di sejumlah negara. Di samping itu, perawatan dan rehabilitasi memungkinkan banyak orang dengan cedera tulang belakang tetap menjalani kehidupan yang produktif.



Simak Video "dr. Tirta Sebut Perjuangan Laura Anna Hadapi Spinal Cord Injury Berat"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT