Senin, 20 Des 2021 15:02 WIB

ITAGI Jelaskan Alasan Kenapa Anak 6-11 Tahun Perlu Vaksinasi COVID-19

Firdaus Anwar - detikHealth
Sentra Vaksinasi COVID-19 di Ancol Taman Impian hadir kembali. Kali ini menyasar anak-anak usia 12 ke atas. Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Indonesia sudah memulai program vaksinasi COVID-19 untuk anak usia 6-11 tahun sejak 14 Desember 2021. Namun, mungkin masih ada orang tua yang ragu atau penasaran mengapa anaknya perlu divaksinasi.

Ketua Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI), Profesor Dr dr Sri Rezeki Hadinegoro, SpA(K), menjelaskan gejala infeksi COVID-19 memang cenderung ringan pada anak-anak. Namun, tetap ada sebagian populasi anak yang bisa berisiko mengalami gejala berat.

"Harus diingat mereka juga bisa jadi berat (gejalanya) harus dirawat, terutama yang mempunyai komorbid. Jadi anak-anak juga ada komorbidnya, ada diabetes, jantung bawaan, atau asma, yang kalau kena COVID bisa jadi berat," ungkap Prof Sri dalam diskusi yang disiarkan kanal Youtube Forum Merdeka Barat 9, Senin (20/12/2021).

Alasan berikutnya anak 6-11 tahun disarankan mendapat vaksinasi COVID-19 adalah untuk melindungi orang sekitarnya. Anak-anak yang terinfeksi, meski gejalanya ringan, dapat menularkan penyakit ke orang terdekat.

"Apalagi kalau di rumah itu ada nenek-kakek yang dengan komorbid belum divaksinasi. Itu sangat-sangat berbahaya. Jadi ada keuntungan untuk diri sendiri dan juga orang lain," lanjut Prof Sri.

Hal ini menjadi penting mengingat kondisi di Indonesia yang mulai melakukan pembelajaran tatap muka terbatas bertahap. Artinya akan ada lebih banyak kesempatan untuk anak-anak bergaul dengan orang lain, meningkatkan risiko terpapar oleh virus.

"Jangan sampai nanti sekolah dibuka kemudian ada klaster baru dari sekolah. Itu yang kita tidak harapkan," pungkas Prof Sri.



Simak Video "AS Pastikan Izin Vaksin Pfizer untuk Balita Lalui Prosedur Ketat"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/naf)