ADVERTISEMENT

Selasa, 21 Des 2021 12:55 WIB

12 Jenis Penyakit Kulit yang Paling Umum Menyerang Tubuh

Atilah Tia Abelta - detikHealth
Closeup girl is scratching her hand with nails. Reddened, inflamed body parts causes discomfort and itching. Young woman is suffering from bouts of allergies. Dermatological skin diseases concept. Ilustrasi penyakit kulit. (Foto: Getty Images/iStockphoto/monstArrr_)
Jakarta -

Penyakit kulit adalah kondisi yang memengaruhi kulit seseorang. Penyakit ini dapat membuat kulit menjadi ruam, peradangan, gatal atau perubahan kulit lainnya.

Faktor gaya hidup dan kondisi kesehatan tertentu dapat menyebabkan perkembangan penyakit kulit. Namun, biasanya penyakit kulit disebabkan oleh:

  • Bakteri terperangkap di pori-pori atau folikel rambut
  • Kondisi yang memengaruhi tiroid, ginjal, atau sistem kekebalan
  • Kontak dengan pemicu lingkungan, seperti alergen atau kulit orang lain
  • Genetika
  • Jamur atau parasit yang hidup di kulit
  • Obat-obatan, seperti obat untuk penyakit radang usus (IBD)
  • Virus
  • Diabetes
  • Matahari

Kulit merupakan bagian terluar tubuh yang menerima berbagai paparan sehingga mudah mengalami gangguan. Gangguannya pun dapat ringan ataupun berbahaya yang berpotensi mengancam nyawa. Berikut ini berbagai macam penyakit kulit yang paling umum menyerang tubuh.

1. Eksim

Eksim atau dermatitis adalah penyakit kulit yang menyebabkan kulit menjadi merah, gatal, kering, dan meradang. Bahkan bisa membuat kulit bersisik dan menyebabkan munculnya benjolan merah.

Biasanya eksim muncul di wajah, leher, telinga, pergelangan tangan, siku, tangan, pergelangan kaki, dan kaki. Penyakit ini biasanya disebabkan oleh alergi karena adanya rangsangan kimia seperti detergen, sabun, obat-obatan, atau kosmetik. Biasanya penyakit ini sering menyerang orang-orang yang memiliki kencenderungan terhadap alergi.

2. Bisul

Penyakit kulit lain yang kerap dialami banyak orang adalah bisul. Penyakit ini berbentuk merah dan dapat membesar yang disebabkan oleh infeksi bakteri stafilokokus aureus pada kulit.

Bisul kerap ditemukan di bagian tubuh yang lembap, seperti lipatan paha, sela bokong, leher, ketiak, hingga kepala. Faktor lain yang menjadi penyebab bisul yaitu kebersihan yang buruk, luka yang terinfeksi, pelemahan diabetes, serta penggunaan bahan kimia.

3. Psoriasis

Penyakit kulit ini umumnya ditandai dengan ruam memerah, kulit terkelupas, menebal, terasa kering, dan bersisik. Pada bagian atas bercak-bercak merah terdapat sisik-sisik tipis yang melekat berlapis-lapis. Apabila digaruk, sisik-sisik tersebut dapat rontok.

Penyebab psoriasis yaitu stres, trauma, serta tingkat kalsium yang rendah. Psoriasis dapat menyerang semua bagian tubuh, tetapi paling sering muncul pada lutut, punggung bagian bawah, siku, atau kulit kepala.

4. Cacar Air

Cacar air disebabkan oleh virus varicella zoester yang konon terjadi hanya sekali seumur hidup. Penyakit kulit ini biasanya sering terjadi pada anak-anak dengan gejala ruam gatal pada seluruh tubuh. Akan muncul bintik-bintik merah muda yang kemudian berisi air. Cacar air ini dapat menular melalui sentuhan, lendir, atau ludah dari orang yang menderita cacar air.

5. Kudis

Penyakit kulit yang satu ini disebabkan oleh parasit tungau yang biasanya sering diderita oleh orang yang tinggal ditempat kumuh dan sempit. Selain itu, orang yang tidak menjaga kebersihan tubuhnya juga dapat terserang penyakit kudis.

Kudis dimulai dari rasa gatal pada sela jari kaki, tangan, bawah ketiak, alat kelamin, pinggang, dan sebagainya. Rasa gatal akan semakin terasa pada saat malam hari.

6. Kurap

Kurap merupakan salah satu penyakit kulit yang sering menyerang tubuh. Kurap disebabkan oleh jamur yang menimbulkan lingkaran bersisik dengan bercak putih dan disertai rasa gatal. Bagian kulit yang paling sering terkena kurap adalah bagian leher, kulit kepala, dan tengkuk.

7. Jerawat

Kebanyakan orang mengira bahwa jerawat selalu muncul di area kulit wajah. Padahal kenyataannya, jerawat bisa saja terjadi pada bagian tubuh lainnya karena masalah pada kelenjar minyak kulit. Ketika kelenjar kulit tersumbat, hal ini yang membuat timbulnya jerawat. Faktor lain yang menjadi penyebab timbulnya jerawat yaitu perubahan hormonal, stres, dan kebersihan tubuh yang kurang terjaga.

8. Herpes

Penyakit kulit ini biasanya sering menjangkit orang dewasa. Ditandai dengan munculnya ruam tidak rata dan berukuran kecil yang akhirnya melepuh. Penyakit kulit ini akan membuat rasa gatal serta kulit menjadi lebih sensitif. Biasanya herpes akan sering muncul di bagian kulit yang lembap seperti bokong, lipatan paha, atau bagian tubuh lainnya.

9. Campak (Rubella)

Campak adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dan ditularkan melalui udara. Penyakit ini sebagian besar menyerang anak-anak, namun juga dapat menyerang siapa saja dari segala usia. Mereka yang sudah terserang campak menjadi kebal terhadap virus ini.

Salah satu gejala campak adalah ruam merah atau coklat yang menyebar ke seluruh tubuh. Gejala lainnya seperti demam, mata pada dan hidung meler, batuk, dan bintik-bintik kecil di dalam mulut.

10. Impetigo

Impetigo adalah penyakit kulit yang terjadi karena infeksi bakteri menular. Penyakit ini paling umum terjadi pada anak-anak di bawah 5 tahun. Impetigo menyebabkan luka gatal, kulit memerah, hingga melepuh berisi cairan, yang kemudian pecah dan meninggalkan kerak.

11. Vetiligo

Vetiligo adalah penyakit kulit yang ditandai dengan munculnya bercak-bercak putih di kulit. Penyakit ini dapat terjadi di area kulit tubuh manapun termasuk dalam mulut, rambut, dan mata.

Bercak-bercak putih tersebut muncul secara bertahap selama bertahun-tahun. Karena kondisi ini memengaruhi pigmentasi, biasanya lebih terlihat pada orang kulit gelap atau kecokelatan.

12. Melanoma

Melanoma merupakan salah satu penyakit kulit berbahaya. Melanoma adalah kanker kulit yang bisa mengakibatkan kematian bila tidak diobati. Penyakit ini akan berisiko bila muncul pada bagian leher atau kulit kepala. Penyakit ini juga menunjukkan gejala peradangan.

Para ahli meyakini bahwa melanoma atau kanker kulit umumnya terjadi akibat dampak radiasi sinar ultraviolet (UV).

Mengobati Penyakit Kulit

Beberapa penyakit kulit mungkin akan berbeda cara pengobatannya, selain itu tergantung juga pada kondisinya. Dikutip dari Cleveland Clinic, dokter spesialis kulit atau penyedia layanan kesehatan lainnya akan merekomendasikan obat penyakit kulit, seperti:

  • Antibiotik
  • Antihistamin
  • Pelapisan kembali kulit dengan laser
  • Krim obat, salep atau gel
  • Pelembap
  • Obat oral (diminum)
  • Pil steroid , krim atau suntikan
  • Prosedur operasi

Selain itu, dapat mengurangi gejala penyakit kulit dengan melakukan perubahan gaya hidup, di antaranya:

  • Hindari atau batasi makanan tertentu, seperti gula atau susu, jika dokter menyarankan
  • Menghindari stres
  • Menerapkan kebersihan yang baik, termasuk perawatan kulit yang tepat.
  • Hindari penggunaan alkohol berlebihan dan merokok.


Simak Video "Epidermolisis Bullosa, Kelainan Kulit Langka Pada Manusia"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT