Cerita Dokter di India Tangani Pasien Positif Omicron, Seperti Ini Kondisinya

ADVERTISEMENT

Cerita Dokter di India Tangani Pasien Positif Omicron, Seperti Ini Kondisinya

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Rabu, 22 Des 2021 16:00 WIB
Omicron Corona Virus Variant
Foto: Getty Images/iStockphoto/MCCAIG
Jakarta -

Sejak kemunculannya, kini varian Omicron sudah menyebar ke banyak negara di dunia. India juga menjadi salah satu negara yang terkena dampak dari varian yang pertama kali diidentifikasi di Afrika Selatan ini.

Belum lama ini, India melaporkan ada total 200 kasus varian Omicron di 12 negara bagian. Tetapi, 80 persen dari seluruh kasus infeksi tersebut tidak bergejala atau asimtomatik.

Para dokter di India pun menceritakan pengalamannya merawat pasien yang terinfeksi varian Omicron. Menurut mereka, tingkat keparahan dari varian ini lebih ringan daripada varian Delta dan sejauh ini tidak ada yang mengalami demam.

"Umumnya, Omicron lebih ringan daripada varian Delta dalam hal tingkat keparahan," kata Konsultan Senior Penyakit Dalam di Rumah Sakit Fortis Delhi, Dr Manoj Sharma, dikutip dari Mint, Rabu (22/12/2021).

"Sehingga beberapa pasien baru saja mengalami pilek dan bahkan tidak demam sejauh ini. Meskipun ini adalah tahap yang sangat awal untuk menggeneralisasi gejala Omicron," lanjutnya.

Menurut Dr Manoj, dari data seluruh dunia juga menunjukkan bahwa tingkat keparahan penyakit varian Omicron ini lebih sedikit. Namun, ia mengatakan jika varian ini nantinya mulai menginfeksi orang dewasa yang sehat dan lansia, barulah bisa diketahui seberapa tinggi tingkat keparahannya.

"Pada populasi usia yang lebih tua atau mereka yang memiliki penyakit penyerta, penyakit apa pun bisa menjadi lebih parah. Terlalu dini untuk mengatakan bahwa pasien Omicron ini akan membutuhkan oksigen atau tidak, atau seberapa tinggi tingkat keparahan penyakitnya," beber Dr Manoj.

Pengobatan yang diberikan

Dokter lainnya yang merupakan Direktur Medis di rumah sakit LNJP, Dr Suresh Kumar, juga menceritakan pengalamannya saat merawat pasien Omicron. Ia mengatakan sudah merawat 34 pasien yang positif varian Omicron.

Dr Suresh mengatakan selama merawat para pasien, tim medis hanya memberikan tablet paracetamol saja jika pasien mulai demam.

"Kami hanya memberikan tablet parasetamol saja jika ada yang demam. Sampai saat ini kami sudah merawat 34 pasien positif Omicron dan sebagian besar tidak menunjukkan gejala," jelas Dr Suresh.

"Satu pasien demam ringan, satu mengeluh sakit badan dan selebihnya. mengalami gejala seperti pilek. Kami baru saja memberikan pengobatan simtomatik dan tidak ada yang membutuhkan steroid, oksigen, atau antivirus," kata dia.



Simak Video "Temuan Terkini Terkait Subvarian Omicron BN.1"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT