Kamis, 23 Des 2021 17:00 WIB

Omicron Merajalela, Negara-negara Ini Cabut Aturan Bebas Karantina

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Wide-angle view of a modern aircraft gaining the altitude outside the glass window facade of a contemporary waiting hall with multiple rows of seats and reflections indoors of an airport terminal El Prat in Barcelona Foto: Getty Images/iStockphoto/skyNext
Jakarta -

Omicron menjadi ancaman baru dunia, negara yang sebelumnya sudah menerapkan bebas karantina kini kembali memperketat aturan. Seperti diketahui, sebelumnya Singapura membuka skema vaccinated travel lanes, warga Indonesia bisa masuk Singapura tanpa karantina.

Namun kini aturan bebas karantina dicabut lantaran muncul kekhawatiran kasus Omicron semakin meluas. Dirangkum detikcom dari berbagai sumber, berikut negara yang kini mencabut aturan bebas karantina.

1. Thailand

Thailand mengumumkan aturan bebas karantina sementara ditangguhkan usai mencatat kasus Omicron. Pemerintah setempat khawatir varian omicron terus menyebar usai mencatat sejumlah kasus impor.

Penangguhan sementara aturan bebas karantina Thailand yang disebut 'Thailand Pass' dimulai sejak 22 Desember hingga 4 Januari mendatang. Panel COVID-19 yang diketuai oleh Perdana Menteri Prayuth Chan-Ocha akan menilai kembali kebijakan tersebut pada 4 Januari, kata Wakil Perdana Menteri Supattanapong Punmeechaow.

Pariwisata adalah salah satu industri terbesar di Thailand, dengan hampir 40 juta pengunjung datang di 2019. Berdasarkan ketentuan Thailand Pass, orang yang divaksinasi penuh dan datang dari negara berisiko rendah sebenarnya bisa mengajukan diri untuk bebas karantina.

Namun, karena adanya Omicron, para pelancong yang datang ke Thailand, kecuali mereka yang berpartisipasi dalam program Phuket Sandbox akan dikarantina selama tujuh hingga 10 hari, tergantung pada negara asal mereka.

2. Singapura

Singapura menutup sementara layanan vaccinated travel lane (VTL) mulai Kamis (23/12/2021) hingga 20 Januari mendatang. Penjualan tiket pesawat dan bus juga akan ditangguhkan sementara di hari yang sama.

"Langkah ini akan membantu membatasi paparan Singapura terhadap kasus impor Omicron COVID-19," kata kementerian yang dikutip dari Channel News Asia, Rabu (22/12/2021).

Sementara aturan ini tidak berlaku bagi para pelancong yang sudah memiliki tiket penerbangan atau bus VTL. Mereka akan tetap diizinkan masuk jika sudah memenuhi syarat vaksinasi dan tes COVID-19.

Singapura akan memantau situasi lebih lanjut untuk kemungkinan memperbarui kebijakan ke depan sesuai kondisi.



Simak Video "98 Persen Kasus Omicron dari Luar, Pemerintah Perketat Karantina"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/kna)