Jumat, 24 Des 2021 06:34 WIB

12 Tanda Orang Terinfeksi HIV, Kelelahan Hingga Demam

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
HIV - sexually transmitted disease blood test and treatment Ciri-ciri terkena HIV (Foto: iStock)
Jakarta -

HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh seseorang. Tanpa adanya sistem kekebalan, tubuh akan sulit untuk melawan berbagai infeksi, sehingga pengidap HIV akan rentan terkena komplikasi penyakit lain.

Tanda-tanda HIV umumnya tidak langsung muncul begitu saja dan biasanya melewati beberapa tahapan. Pada tahap awal, pengidap umumnya akan mengalami gejala mirip dengan flu biasa. Virus ini baru dapat terdeteksi lebih lanjut jika pengidap sudah mengalami gejala yang lebih parah.

Jika tidak mendapatkan pengobatan segera, pengidap HIV akan semakin memburuk dan bisa terkena tahap HIV paling berbahaya, yaitu AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome).

Sampai saat ini virus HIV memang belum bisa diobati. Namun jika pengidapnya mendapatkan perawatan medis yang tepat, HIV bisa dikendalikan dengan baik. Sebelum memasuki tanda-tanda orang terinfeksi HIV, ada baiknya kita mengenali dulu asal-usul penyakit ini.

Dari Mana Datangnya HIV ?

Virus HIV berasal dari hewan simpanse yang berada di Afrika Tengah. Versi virus simpanse ini disebut Simian Immunodeficiency Virus (SIV).

Virus HIV ini diduga ditularkan oleh simpanse saat para manusia memburu mereka untuk diambil dagingnya hingga terkena darah.

Menurut studi, virus HIV sudah ada sejak akhir 1800-an yang perlahan menyebar ke seluruh Afrika dan kemudian ke dunia.

Fase HIV

1. Fase Pertama: Infeksi HIV Akut

Fase pertama umumnya muncul setelah beberapa minggu infeksi HIV terjadi. Pengidap HIV pada fase awal akan mengalami gejala mirip flu yang bertahan selama 1-2 minggu atau bahkan lebih. Namun, beberapa kasus ada juga yang tidak mengalami gejala sama sekali.

2. Fase Kedua: Fase Laten HIV

Pada fase kedua, virus HIV diam-diam berkembang biak dan menyerang sel darah putih yang berfungsi untuk melawan infeksi di dalam tubuh. Sel darah putih akan terus berkurang secara drastis dan menyebabkan datangnya penyakit-penyakit lain.

3. Fase Ketiga: AIDS

Fase terakhir adalah paling terburuk. Virus HIV yang telah berkembang tadi berubah menjadi AIDS. Tubuh hampir kehilangan kemampuannya untuk melawan penyakit akibat jumlah sel darah putih yang berada jauh di bawah rata-rata normal.

Tanpa adanya pengobatan, pengidap AIDS umumnya dapat bertahan hidup sekitar tiga tahun.

Penularan HIV

Risiko terkena HIV umumnya meningkat ketika sering bergonta-ganti pasangan tanpa menggunakan pengaman. Selain itu, orang yang mengonsumsi obat-obatan terlarang menggunakan jarum suntik juga berisiko terkena HIV.

Dikutip dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC), HIV tidak bisa ditularkan melalui air, gigitan serangga, berbagi makanan, minum, dan penggunaan toilet.

Tanda Orang Terinfeksi HIV

Setelah mengenal asal usul virus HIV yang mematikan ini, berikut tanda-tanda orang yang mungkin positif terkena HIV:

1. Demam

Salah satu tanda orang terinfeksi HIV adalah demam ringan sampai 39 derajat C (102 derajat F). Demam ini dapat disertai juga dengan gejala ringan lain, seperti kelelahan, pembengkakan pada kelenjar getah bening, dan sakit tenggorokan.

2. Kelelahan

Tanda orang terinfeksi HIV berikutnya adalah kelelahan. Respon inflamasi yang dihasilkan oleh sistem kekebalan tubuh dapat menyebabkan lelah dan lesu. Itu mengapa kelelahan merupakan tanda awal atau tanda lanjutan dari HIV.

3. Pegal, nyeri otot dan sendi, pembengkakan kelenjar getah bening

Tanda HIV berikutnya memang terbilang masih umum, yakni nyeri otot dan persendian,pegal, dan pembengkakan kelenjar getah bening. Sebagai informasi, kelenjar getah bening merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh dan cenderung akan meradang bila ada infeksi.

4. Sakit tenggorokan

Menurut dr. Horberg, tanda orang terinfeksi HIV dapat mengalami sakit tenggorokan dan kepala dalam waktu berminggu-minggu. Jika sudah seperti ini, lebih baik segera pergi ke dokter untuk melakukan tes HIV.

5. Ruam kulit

Ruam kulit bisa menjadi salah satu tanda orang terinfeksi HIV. Umumnya, ruam akan muncul di beberapa bagian atau seluruh tubuh.

6. Mual, muntah, dan diare

Sekitar 30 hingga 60 persen, orang yang terinfeksi HIV akan mengalami gejala mual, muntah, atau diare.

7. Penurunan berat badan

Orang yang sudah kehilangan berat badan secara drastis, tandanya sistem kekebalan tubuh sedang bermasalah dan menurun.

8. Batuk kering

Batuk kering bisa menjadi salah satu tanda orang terinfeksi HIV. Batuk ini dapat berlangsung selama satu tahun dan terus semakin parah.

9. Pneumonia

Pneumonia adalah peradangan paru-paru yang disebabkan oleh infeksi oportunistik. Orang yang terinfeksi HIV akan mengalami batuk berdahak, demam, dan sesak napas dari gejala pneumonia.

10. Keringat malam

Orang yang mengalami keringat di malam hari tanpa melakukan aktivitas fisik apapun, bisa menjadi tanda positif terkena HIV.

11. Perubahan pada kuku

Tanda orang terinfeksi HIV selanjutnya adalah perubahan pada kuku, seperti membelah, penebalan, atau kuku berbentuk melengkung. Selain itu, perubahan dapat terjadi pula dengan warna kuku seperti menghitam, cokelat, atau menguning.

12. Tanda lain dari virus HIV

  • Sulit berkonsentrasi
  • Herpes mulut dan kelamin
  • Sering kesemutan
  • Ketidakteraturannya menstruasi


Inilah 12 tanda orang terinfeksi HIV. Jika sudah mengalami beberapa tanda di atas, sebaiknya segera periksa ke dokter untuk ditangani lebih lanjut.



Simak Video "Apa Kaitannya HIV/AIDS dengan Varian Omicron?"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)