Omicron RI Tambah Lagi Jadi 19 Orang, Gejala Umum Batuk

ADVERTISEMENT

Round up

Omicron RI Tambah Lagi Jadi 19 Orang, Gejala Umum Batuk

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Sabtu, 25 Des 2021 07:03 WIB
Ratusan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) tiba di kawasan Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (16/12).
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Kementerian Kesehatan per Jumat (24/12/2021) melaporkan tambahan 11 kasus konfirmasi varian Omicron di Indonesia. Dengan tambahan kasus tersebut, total kasus Omicron di Indonesia menjadi 19 orang.

Penambahan 11 kasus baru ini terdeteksi setelah dilakukan Whole Genome Sequencing pada sampel PCR pelaku perjalanan luar negeri. Laporan 11 kasus tersebut merupakan imported cases yang baru datang dari Turki, Jepang, Arab Saudi, dan Korea Selatan.

Rincian 11 kasus tersebut adalah:

  • DAH, laki-laki, 58 th, dari Turki
  • NAN, aki-laki, 21 th, dari Turki
  • SS, laki-laki, 53th, dari Turki
  • ADS, laki-laki, 49 th, dari Turki
  • NF, perempuan, 59 th, dari Turki
  • ASPP, laki-laki, 21 th, dari Turki
  • R, laki-laki, 33 th, dari Jepang
  • AW, laki-laki, 32 th, dari Korea Selatan
  • RP, laki-laki, 40 th, dari Jepang
  • W, laki-laki, 44 th, dari Jepang
  • I, laki-laki, 28 th, dari Arab Saudi

Saat ini seluruh pasien yang terpapar varian Omicron menjalani karantina di Jakarta. Tiga dari 11 kasus mengeluhkan gejala namun cenderung ringan.

"Gejala umum yang kita lihat batuk, kalau pegal susah bedain," utur Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) dr Siti Nadia Tarmizi kepada detikcom Jumat malam (24/12/2021).



Simak Video "Omicron Masuk RI, Ketua Satgas IDI Singgung Karantina 'Rp 40 Juta'"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT