Selasa, 28 Des 2021 18:00 WIB

Ramai Pasien Omicron Lolos Karantina Wisma Atlet, Ini Kata Satgas COVID-19

Firdaus Anwar - detikHealth
Foto udara Rumah Susun Nagrak, Cilincing, Jakarta Utara, Senin (20/12/2021). Pemprov DKI Jakarta menyiapkan Rumah Susun Nagrak sebagai lokasi karantina Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari luar negeri setelah Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran diisolasi menyusul adanya temuan kasus pertama COVID-19 varian Omicron. ANTARA FOTO/Galih Pradipta/tom. Satu pasien Omicron lolos dari karantina Wisma Atlet. (Foto: ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA)
Jakarta -

Satu pasien positif COVID-19 Omicron disebut berhasil lolos dari karantina di Wisma Atlet. Pasien tersebut merupakan pelaku perjalanan luar negeri yang pada saat kedatangan terdeteksi positif, namun kemudian diperbolehkan melakukan karantina mandiri.

Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menyebut sang pasien lolos dari karantina beserta keluarganya karena mendapat dispensasi.

"Ini kita harapkan tidak terjadi lagi. Tidak ada permintaan dispensasi yang tidak betul-betul alasan kuat. Dispensasi bisa diberikan dengan alasan kuat misalnya dokter kesehatan hal-hal urgen lain," ungkap Luhut dalam konferensi pers pada virtual yang disiarkan di YouTube Setpres, Senin (27/12/2021).

Menanggapi kejadian lolosnya pasien Omicron ini, juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito menegaskan bahwa semua pelaku perjalanan dari luar negeri saat ini tidak boleh keluar dari karantina jika belum dinyatakan negatif. Ia menambahkan pemerintah juga akan terus melakukan evaluasi agar kejadian tidak terulang.

"Satgas menegaskan seluruh pelaku perjalanan wajib menjalankan karantina sesuai kebijakan yang berlaku di manapun karantina dilakukan," kata Wiku pada Selasa (28/12/2021).

"Saat ini fokus pemerintah ialah melakukan evaluasi berkelanjutan terkait pengawasan karantina sesuai surat edaran yang berlaku," pungkasnya.



Simak Video "Kasus Omicron RI Capai Angka 882, Tersebar di Mana Saja?"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)