Kamis, 30 Des 2021 21:04 WIB

Dear Ibu, Ini Tanda-tanda Kehamilan di Usia 7 Minggu

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Medicine, Hospital, Medical Clinic, Ultrasound, Doctor Tanda-tanda kehamilan usia 7 minggu (Foto: Getty Images/iStockphoto)
Jakarta -

Pada umumnya, setiap wanita mengalami tanda-tanda kehamilan yang berbeda-berbeda. Apa yang dialami oleh seorang wanita saat hamil, bisa jadi tidak dialami oleh wanita hamil lainnya.

Ketika hamil muda, wanita harus waspada untuk menjaga kandungannya. Hal ini disebabkan karena kehamilan yang masih berusia kurang atau 7 minggu umumnya sangat lemah dan rawan keguguran.

Selain itu, kehamilan juga membutuhkan pola hidup yang sehat untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti berat badan normal, mengonsumsi makanan yang bergizi, dan olahraga yang teratur.

Tanda-tanda Kehamilan

Lantas seperti apa tanda-tanda kehamilan di usia 7 minggu? Dikutip dari berbagai sumber, Kamis (30/12/2021) berikut informasinya:

1. Berhenti menstruasi

Tanda-tanda kehamilan yang pertama ini sudah pasti dialami oleh banyak wanita. Menstruasi akan berhenti ketika seorang wanita telah positif hamil atau mengalami pembuahan.

Akan tetapi, sekitar 20 sampai 30 persen wanita hamil biasanya mengalami sedikit pendarahan di awal kehamilannya. Hanya setengah dari jumlah tersebut yang kadang tidak dapat mempertahankan kehamilannya dan mengalami keguguran.

Produksi hormon progesteron pun meningkat dan menyebabkan penebalan pada lapisan rahim, tempat implan embrio yang akan tumbuh menjadi janin.

Pada tahap ini, seorang wanita akan merasakan sakit dan nyeri layaknya orang menstruasi. Bahkan ada juga yang mengalami pendarahan ringan atau disebut pendarahan implantasi.

Tanda ini biasanya akan menghilang ketika kehamilan memasuki usia 7 minggu. Namun, jika mengalami pendarahan yang tidak kunjung reda, segera konsultasikan ke dokter kandungan ya.

2. Perubahan payudara

Selain berhenti menstruasi, tanda-tanda kehamilan juga dapat terlihat dari perubahan payudara. Kondisi ini disebabkan oleh peningkatan kadar estrogen dalam tubuh.

Areola atau daerah gelap di sekitar puting akan berubah warna menjadi lebih gelap lagi.

Pembuluh darah di payudara akan lebih menonjol dan mungkin sebagian wanita akan merasakan gatal dan nyeri pada area payudara, terutama puting. Selain itu, payudara akan membesar hingga ukurannya naik sekitar 2 cup.

3. Morning sickness

Kondisi ini umum terjadi di awal kehamilan dan bertahan hingga 7 minggu. Sebagaimana diketahui, morning sickness adalah gejala muntah dan mual yang biasanya terjadi pada pagi hari.

Menurut studi, morning sickness yang meliputi mual, muntah, ataupun sensitif terhadap bau tertentu adalah tanda-tanda kehamilan yang sehat, terutama pada wanita di atas usia 30 tahun.

4. Kelelahan

Kelelahan merupakan tanda-tanda kehamilan yang umum terjadi pada seorang wanita. Hal ini disebabkan karena peningkatan hormon progesteron yang sedang bekerja di dalam tubuh.

Akan tetapi, lama-kelamaan tubuh seorang wanita hamil akan kembali kuat setelah melewati usia kehamilan 7 minggu.

5. Peningkatan volume buang air kecil

Akibat volume darah yang meningkat hingga 50 persen selama kehamilan, menyebabkan banyaknya darah yang mengalir ke ginjal dan meningkatkan jumlah urine.

Rahim yang membesar akan mengurangi kapasitas kandung kemih dan membuat seorang wanita hamil kerap buang air kecil.

6. Peningkatan produksi air liur

Jumlah air liur akan meningkat dan biasanya disertai dengan mual dan muntah pada saat morning sickness. Tanda-tanda kehamilan yang satu ini bisa disebut sebagai medis ptyalism.

Kondisi ini terjadi secara alami untuk menetralkan peningkatan asam lambung yang menyebabkan mulas pada trimester awal.

7. Naiknya suhu tubuh

Setelah terjadinya pembuahan atau kehamilan, suhu tubuh akan sedikit naik sampai melahirkan atau mendapatkan menstruasi kembali. Tanda-tanda kehamilan yang satu ini umumnya terjadi akibat peningkatan produksi progesteron.

Dear ibu, jika sudah mengalami tanda-tanda kehamilan di atas, jangan lupa untuk menjaga pola hidup yang baik ya, baik itu mengonsumsi makanan yang bergizi dan serat hingga mengurangi aktivitas yang terlalu berat.



Simak Video "Plasma Konvalesen Dapat Cegah Gawat Janin Pada Bumil Terpapar Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)