ADVERTISEMENT

Jumat, 31 Des 2021 12:15 WIB

Viral Prostitusi Artis CA di Hotel Mewah, Ini 5 Penyakit Akibat Seks Berisiko

Razdkanya Ramadhanty - detikHealth
gambaran situs on line Viral prostitusi artis CA, ini 5 penyakit akibat seks berisiko (Foto: Edi Wahyono)
Jakarta -

Publik tengah dibuat heboh dengan seorang pesinetron berinisial CA yang diduga tersandung kasus prostitusi. Ia ditangkap pihak kepolisian di sebuah hotel mewah di Jakarta Pusat.

Informasi penangkapan CA disampaikan melalui sebuah video yang diunggah di akun Instagram Subdit Siber Polda Metro Jaya.

"Kami dari Subdit Siber Polda Metro Jaya telah berhasil mengamankan artis sinetron berinisial CA yang terjerat kasus prostitusi di salah satu hotel mewah di Jakarta Pusat," kata Kanit 1 Subdit Siber Kompol I Made Redi dalam video tersebut.

Terkait prostitusi atau kebiasaan berhubungan seksual dengan banyak pasangan, meningkatkan risiko terjadinya infeksi dan penyakit menular seksual. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut 5 penyakit menular seksual yang bisa mengintai orang yang suka gonta-ganti pasangan:

1. Klamidia

Klamidia dikenal sebagai silent infection karena 75 persen wanita dan 50 persen pria tidak mengalami gejala yang jelas. Tetapi bukan berarti kondisi ini tidak berbahaya dan bisa ditangani.

Jika klamidia tidak segera diobati, bisa menyebar ke bagian tubuh lain sehingga menyebabkan nyeri dan ketidaksuburan. Klamidia juga bisa menyerang anus dan tenggorokkan.

Gejala klamidia:

  • Keluar cairan tak biasa dari vagina, penis, atau rektum
  • Rasa terbakar dan gatal di kelamin pria
  • Nyeri saat kencing
  • Haid yang banyak atau keluar darah di antara waktu haid
  • Nyeri perut bawah dan pelvis
  • Nyeri perut bawah pada wanita saat seks
  • Keluar darah selama atau setelah seks
  • Testis membengkak dan sakit

2. Gonorea

Infeksi kedua yang paling umum ditemukan yakni gonorea disebabkan infeksi bakteri. Seperti klamidia, gonorea bisa menyebabkan baik wanita dan pria tak lagi subur.

Gejala gonorea:

  • Keluarnya cairan berwarna kuning atau hijau
  • Rasa terbakar saat kencing
  • Nyeri di perut
  • Haid yang banyak atau keluar darah di antara waktu haid
  • Bengkak di kulup penis
  • Bengkak di testis

3. Sifilis

Tidak jauh berbeda dengan gonorea, sifilis tidak menimbulkan gejala sehingga membuat penderitanya tidak sadar akan kehadiran virus tersebut.

Jika terinfeksi, pengidapnya akan mengalami tiga tahap.

  • Tahap satu, merupakan sifilis primer yang gejalanya muncul 2-4 minggu kemudian. Muncul luka kecil yang tidak sakit, merupakan pintu di mana infeksi masuk. Terkadang bisa muncul di bibir, amandel, tangan, atau pantat. Luka ini bisa menghilang setelah 2-6 minggu.
  • Tahap dua, merupakan sifilis sekunder yang muncul beberapa minggu setelah luka sembuh. Nantinya akan muncul luka yang tak gatal di telapak tangan atau kaki, bintil kecil di dekat vagina atau anus, gejala seperti flu, bengkak di leher, ketiak atau selangkangan, turunnya berat badan, noda putih di lidah atau langit-langit mulut, dan pitak di rambut.
  • Tahap tiga infeksi sudah menyebar luas di dalam tubuh menyebabkan komplikasi.

4. Herpes genital

Herpes genital disebabkan oleh virus herpes simplex (HSV) yang bisa mempengaruhi kulit, leher rahim, alat kelamin dan beberapa bagian tubuh lain. HSV bisa ditularkan melalui seks vaginal, oral, anal atau melalui mulut.

Gejala herpes genital:

  • Flu, misalnya demam, sakit kepala, nyeri dan sakit
  • Rasa tajam, merinding, atau gatal di area kelamin atau anus
  • Bintil berisi cairan muncul di beberapa area kelamin atau anus
  • Nyeri saat kencing
  • Keluarnya cairan tak biasa dari vagina atau penis

5. HIV dan AIDS

Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah virus yang menyebabkan Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) yang biasanya ditularkan melalui seks vaginal atau anal. HIV menyerang sistem kekebalan tubuh dan menjadikannya tak mampu melawan infeksi.

HIV bisa ditularkan melalui darah, cairan semen, dan vagina. Jika tak ditangani segera, HIV bisa menjadi AIDS atau acquired immunodeficiency syndrome yang membahayakan.

Gejala terinfeksi HIV:

  • Berat badan turun
  • Mencret terus menerus
  • Keringat dingin tengah malam
  • Infeksi penyakit lain yang terus-terusan kambuh dan membahayakan


Simak Video "TOP 5: Vaksin Sinovac Penuhi Syarat Halal, BTS Masuk Grammy 2021"
[Gambas:Video 20detik]
(any/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT