ADVERTISEMENT

Minggu, 02 Jan 2022 06:00 WIB

Please Warga +62 Tahan Dulu ke Luar Negeri, Omicron Lagi Seram-seramnya!

Vidya Pinandhita - detikHealth
Ilustrasi wanita menggunakan masker di bandara Penularan Omicron di RI meningkat. (Foto: Getty Images/iStockphoto/tonefotografia)
Jakarta -

Diketahui, 68 pasien baru tersebut seluruhnya pelaku perjalanan luar negeri. 11 pasien di antaranya warga negara asing (WNA).

"Semua kasus merupakan Pelaku Perjalanan Luar Negeri, dengan asal negara kedatangan paling banyak dari Arab Saudi, Turki, Uni Emirat Arab, dan Amerika Serikat," ujar juru bicara vaksinasi COVID-19 Kemenkes, dr Siti Nadia Tarmizi, dikutip dari laman resmi Kemenkes, Sabtu (1/1/2021).

Ada pasien bergejala sedang

Sebelumnya, dr Nadia menyebut sebagian besar pasien COVID-19 varian Omicron di Indonesia tidak bergejala sama sekali. Pun muncul bergejala, cenderung amat ringan.

Namun kini pada 68 kasus baru COVID-19 varian Omicron tersebut, sebanyak 29 pasien tidak memiliki gejala, 29 pasien lainnya sakit dengan gejala ringan, 1 pasien bergejala sedang, dan 9 pasien lainnya tanpa keterangan.

Mengacu pada perbandingan peningkatan kasus varian Omicron dengan varian Delta, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut terdapat kemungkinan akan terjadi peningkatan penambahan kasus yang cepat akibat penyebaran varian Omicron.

Akan tetapi lantaran memiliki risiko sakit berat yang rendah, tingkat penggunaan tempat tidur rumah sakit atau ICU akibat infeksi Omicron disebut lebih rendah dibandingkan periode varian Delta.

dr Nadia juga mengimbau masyarakat Indonesia untuk tidak bepergian ke sejumlah negara dengan transmisi penularan varian Omicron yang tinggi. Di antaranya Arab Saudi, Turki, dan Amerika Serikat.

"Jangan egois, harus bisa menahan diri untuk tidak bepergian dulu ke negara dengan transmisi penularan COVID-19 yang sangat tinggi seperti Arab Saudi, Turki, Uni Emirat Arab, dan Amerika Serikat. Kita harus bekerjasama melindungi orang terdekat kita dari tertular COVID-19. Mari kita menahan diri," ujar dr Nadia.



Simak Video "Omicron Masuk RI, Ketua Satgas IDI Singgung Karantina 'Rp 40 Juta'"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT