Senin, 03 Jan 2022 21:30 WIB

Mungkinkah Omicron RI Sudah di Level Transmisi Komunitas?

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Lonjakan kasus COVID-19 di Tanah Air dinilai sebagai tanda Indonesia kini tengah hadapi gelombang kedua Corona. Akibat hal itu, zona merah pun bertambah. Omicron di Indonesia. (Foto ilustrasi: Pradita Utama)
Jakarta -

Varian Omicron kini mulai menyebar ke seluruh dunia. Kini, sudah ada sekitar 132 negara yang telah melaporkan kasus varian Omicron ini, salah satunya Indonesia.

Di Indonesia, total kasus varian ini sudah mencapai 152 kasus. Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengatakan sebagian besar dari kasus ini adalah kasus impor dari pelaku perjalanan luar negeri.

Namun, ada juga enam kasus penularan lokal yang terjadi di Indonesia. Kasus itu terdeteksi di DKI Jakarta, Medan, Bali, hingga Surabaya. Meski telah menyebar ke beberapa daerah, Menkes Budi mengatakan persebaran varian Omicron ini masih lambat di Indonesia.

"Ini kan sudah terjadi di 132 negara, nggak mungkin lah suatu saat tidak masuk (ke Indonesia). Tapi, indonesia relatif lebih lambat (penyebaran Omicron) dan lebih baik (penangannya)," jelas Menkes Budi di Istana Kepresidenan Jakarta, dikutip dari rekaman yang diterima detikcom, Senin (3/1/2021).

Jika dilihat dari jumlah kasusnya, timbul kekhawatiran akan potensi munculnya transmisi komunitas, mengingat mobilitas masyarakat di Indonesia yang mulai meningkat lagi.

Namun, Menkes Budi memberikan solusi yang bisa dilakukan saat ini. Hal yang bisa dilakukan adalah memperkuat penerapan protokol kesehatan (prokes).

"Ya kita hambat kalau penerapan prokesnya disiplin dan surveilans baik, ya mudah-mudahan nggak setinggi yang lain lah. Ini sekarang adu disiplin prokes saja," pungkasnya.



Simak Video "Kasus Omicron RI Capai Angka 882, Tersebar di Mana Saja?"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/naf)