ADVERTISEMENT

Selasa, 04 Jan 2022 17:34 WIB

Satgas Singgung Varian Omicron di Indonesia Transmisi Komunitas

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Pandemi COVID-19 DKI Jakarta makin hari makin terkendali. Salah satu indikatornya persentase kasus positif COVID-19 sudah berada di angka 0,9 persen. Potret PPKM di DKI Jakarta. (Foto: Pradita Utama)
Jakarta -

Juru bicara Satgas COVID-19 Prof Wiku Adisasmito menyinggung varian Omicron di Indonesia sudah di level transmisi komunitas.

"Sudah ditemukan kasus positif varian Omicron akibat transmisi komunitas," katanya dalam konferensi pers, Selasa (4/1/2022).

"Walaupun tidak banyak dan secara hipotesis omicron memiliki case fatality rendah, namun upaya tanggap diperlukan agar kasus nasional yang sedang terkontrol dapat lestari," jelasnya.

Transmisi komunitas atau community transmission adalah level penularan COVID-19 yang terjadi dalam suatu lingkungan tertentu dan sudah menyebar di masyarakat. Biasanya, penularan komunitas ini terjadi pada lokasi yang tidak diprediksi, seperti lingkungan masyarakat dan kantor.

Terkait transmisi komunitas varian Omicron ini sempat dibahas oleh epidemiolog Dicky Budiman. Ia mengatakan bisa jadi Indonesia sudah mengalami level penularan community transmission yang patut menjadi perhatian karena infeksi penyakit atau dalam kasus ini Omicron bisa menyebar sedemikian rupa sehingga penularannya tidak diketahui seperti fenomena gunung es.

"Sekali lagi kalau ini sebetulnya sulit untuk menghindari kemungkinan bahwa kita belum di komunitas, itu sesuatu yang rasanya sulit ya," beber Dicky kepada detikcom beberapa waktu lalu.

Sejauh ini pemerintah kerap menyebut ada dua sumber penularan COVID-19 Omicron di Indonesia yakni imported cases atau dibawa dari luar negeri dan local transmission atau penularan lokal.



Simak Video "Kondisi Covid-19 Sejumlah Negara di Tengah Wacana Akhir Pandemi"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT