Selasa, 04 Jan 2022 22:57 WIB

Mengenal Anatomi Tubuh Manusia Berikut 12 Sistem Organ yang Dimilikinya

Suci risanti Rahmadania - detikHealth
Cute cartoon boy with x-ray screen showing internal organs and skeleton. Element of educational infographics for kids. Isolated vector clip art illustration. Anatomi tubuh manusia (Foto: Getty Images/iStockphoto/Sudowoodo)
Jakarta -

Anatomi tubuh manusia adalah ilmu yang mempelajari mengenai struktur tubuh manusia. Setiap struktur dan fungsinya masing-masing terhubung melalui sistem organ.

Kira-kira apa sih yang dimaksud dengan sistem organ? Nah, sistem organ merupakan bagian yang menyusun tubuh manusia. Masing-masing sistem organ juga saling tergantung satu sama lain loh, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Lantas apa saja sistem anatomi tubuh manusia dan fungsinya? Dikutip dari berbagai sumber, Selasa (04/01/2022) berikut adalah penjelasannya.

Anatomi Tubuh Manusia

Berikut 12 sistem organ dalam anatomi tubuh manusia.

1. Sistem rangka

Sistem rangka adalah bagian anatomi tubuh manusia yang pertama. Sebagaimana diketahui, rangka manusia tersusun dari 206 tulang yang dihubungkan oleh tendon, ligamen, dan tulang rawan.

Fungsi dari sistem rangka adalah untuk menopang tubuh, memberikan bentuk pada tubuh, membuat tubuh bisa bergerak, melindungi organ-organ dalam tubuh, dan sebagai tempat melekatnya otot-otot.

Berikut adalah tulang-tulang yang menyusun rangka manusia:

  • 8 buah tulang di kepala
  • 25 buah tulang di kerangka dada
  • 14 buah tulang di wajah
  • 26 buah tulang di belakang dan pinggul
  • 6 buah tulang di telinga dalam
  • 64 buah tulang di lengan
  • 1 buah tulang di lidah
  • 62 buah tulang di kaki

2. Sistem otot

Selain sistem rangka, otot juga termasuk dalam anatomi tubuh manusia. Di dalam sistem otot manusia setidaknya terdapat 650 otot yang bekerja. Nah, fungsi dari otot sendiri antara lain membantu pergerakan tubuh, aliran darah, dan menjalankan fungsi tubuh lainnya.

Berikut tiga jenis otot pada manusia:

  • Otot rangka yang terhubung dengan tulang
  • Otot polos yang ditemukan di dalam organ pencernaan
  • Otot jantung yang ditemukan di jantung

3. Sistem peredaran darah

Anatomi tubuh manusia berikutnya adalah sistem peredaran darah. Sistem ini berfungsi untuk mengedarkan darah ke seluruh tubuh, melindungi tubuh melalui sel darah putih, dan mempertahankan keseimbangan kondisi tubuh.

Terdapat dua pembuluh darah dalam tubuh manusia, yaitu arteri yang mengalirkan darah dari jantung dan vena yang mengalirkan darah ke jantung.

4. Sistem pencernaan

Bagian anatomi tubuh manusia juga terdapat sistem pencernaan yang melibatkan organ-organ khusus atau disebut saluran pencernaan. Saluran ini dimulai dari organ yang ada di mulut hingga usus besar.

Makanan yang telah diproses melalui organ-organ pencernaan t berakhir menjadi kotoran atau feses yang dibuang melalui anus. Fungsi dari sistem pencernaan ini adalah untuk memproses makanan menjadi zat-zat gizi di dalam tubuh.

5. Sistem endokrin

Sistem endokrin terdiri dari beberapa kelenjar yang mengeluarkan hormon ke dalam darah. Kelenjar tersebut terdiri dari kelenjar pituitari, hipotalamus, kelenjar tiroid, kelenjar pineal, kelenjar paratiroid, kelenjar adrenal, pankreas, dan kelenjar kelamin (gonad).

6. Sistem saraf

Di dalam anatomi manusia juga ada sistem saraf. Sistem ini memiliki fungsi untuk mengumpulkan, mengirimkan, dan memproses informasi dalam otak dan saraf. Terdapat dua bagian dalam sistem saraf, yaitu saraf pusat, dan saraf tepi.

Saraf pusat terdiri atas otak dan sumsum tulang belakang, sedangkan saraf tepi terdiri dari saraf otonom dan somatis.

7. Sistem pernapasan

Sistem pernapasan berfungsi untuk menyediakan oksigen ke seluruh tubuh, mengeluarkan karbon dioksida, dan produk limbah lainnya yang dapat membahayakan jika dibiarkan menumpuk di dalam tubuh.

Dalam sistem pernapasan terdapat tiga bagian penting, yaitu:

  • Saluran napas yang berfungsi membawa udara melewati hidung menuju paru-paru. Saluran ini terdiri dari hidung, mulut, faring, laring, trakea, bronkus, dan bronkiolus.
  • Paru-paru yang berfungsi untuk menukar oksigen di dalam tubuh dan karbon dioksida di luar tubuh.
  • Otot respirasi terdiri dari diafragma dan otot interkostal, bekerja sama untuk memompa, mendorong udara masuk dan keluar dari paru-paru saat bernapas.

8. Sistem kekebalan tubuh

Anatomi tubuh manusia berikutnya adalah sistem kekebalan tubuh. Sistem ini adalah pertahanan tubuh terhadap serangan bakteri, virus, dan lainnya yang sangat berbahaya.

Sistem kekebalan tubuh terdiri dari beberapa organ, yaitu kelenjar getah bening, limpa, sumsum tulang, limfosit (termasuk sel B dan sel T), timus, dan leukosit.

9. Sistem limfatik

Dalam anatomi tubuh manusia, sistem limfatik meliputi kelenjar getah bening, saluran getah bening, dan pembuluh getah bening, serta berperan dalam pertahanan tubuh.

10. Sistem ekskresi dan urinaria

Sistem ekskresi berfungsi untuk mengeluarkan zat-zat sisa yang sudah tidak dibutuhkan lagi oleh manusia. Terdapat sejumlah organ ekskresi dalam tubuh, yaitu ginjal, hati, kulit, dan paru-paru.

Sebagai informasi, organ hati berfungsi mengeluarkan empedu, kulit berfungsi mengeluarkan keringat, dan paru-paru berfungsi mengeluarkan uap air dan karbon dioksida.

Selain itu, terdapat juga sistem urinaria atau perkemihan yang termasuk dalam ekskresi. Organ-organ yang berperan dalam sistem ini, yaitu ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra.

Ginjal berfungsi menyaring darah untuk membuang limbah dan menghasilkan urine. Ureter, kandung kemih, dan uretra berfungsi membentuk saluran kemih untuk mengalirkan urine dari ginjal dan melepaskannya saat buang air kecil.

11. Sistem reproduksi

Di dalam anatomi manusia terdapat sistem reproduksi yang terdiri dari dua jenis, yakni sistem reproduksi wanita dan pria. Kedua jenis tersebut berfungsi untuk menghasilkan keturunan atau anak.

Sistem reproduksi wanita terdiri dari ovarium, saluran, telur, rahim, vagina, vulva, kelenjar susu, dan payudara. Sementara reproduksi laki-laki mencakup skrotum, testis untuk memproduksi sel sperma, saluran sperma, kelenjar seks, dan penis.

12. Sistem indra

Terakhir, terdapat sistem indra di dalam anatomi tubuh manusia. Sistem ini berfungsi sebagai penerima rangsangan yang berasal dari lingkungan sekitarnya. Berikut lima sistem indra yang disebut panca indra dengan tugasnya:

  1. Indra penglihatan dengan menggunakan mata
  2. Indra pendengaran dengan menggunakan telinga
  3. Indra penciuman melalui hidung
  4. Indra peraba yang dapat dirasakan melalui kulit
  5. Indra pengecap menggunakan lidah.

Jadi, perlu tahu ni guys kalau anatomi tubuh manusia itu banyak sekali sistem-sistem yang turut bekerjasama dalam menjaga agar tubuh tetap berfungsi dengan baik.



Simak Video "Faktor yang Memengaruhi Keparahan Pasien Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)