ADVERTISEMENT

Rabu, 05 Jan 2022 19:21 WIB

6 Penyebab Keluar Darah saat BAB, Ambeien hingga Kanker Usus

Suci Risanti rahmadania - detikHealth
Man suffers from diarrhea is sitting on toilet bowl and toilet paper roll near his legs - diarrhea concept Keluar darah saat BAB (Foto: Getty Images/iStockphoto/andriano_cz)
Jakarta -

Keluar darah saat BAB atau buang air besar memang membuat banyak orang langsung panik. Bagaimana tidak, kondisi ini bisa menjadi tanda adanya pendarahan di saluran pencernaan kita.

Anus berdarah bisa jadi gejala suatu penyakit ringan yang bisa disembuhkan seperti ambeien. Namun, kondisi seperti ini juga bisa menjadi tanda penyakit berbahaya seperti kanker usus.

Dikutip dari Cleveland Clinic, warna darah yang keluar saat BAB biasanya berbeda-beda tergantung dari mana asal pendarahan tersebut, seperti merah terang, merah marun, hingga merah hitam.

Darah merah terang biasanya berasal dari bagian akhir usus besar atau dekat anus. Merah tua menandakan adanya pendarahan dari usus besar atau kecil. Sedangkan darah hitam bisa jadi tanda adanya pendarahan di perut.

Keluar Darah saat BAB

Berikut beberapa penyebab keluar darah saat BAB yang telah detikcom rangkum dari beberapa sumber, patut diwaspadai ya:

1. Ambeien

Penyebab yang paling umum keluar darah saat BAB adalah ambeien. Kondisi ini terjadi akibat pembengkakan atau peradangan pembuluh darah di rektum anus bagian dalam maupun luar.

Umumnya, ambeien dapat dialami oleh orang yang kurang serat, ibu hamil, sering mengejan, dan orang yang diare atau sembelit.

2. Fissura ani

Orang yang mengalami fisura ani juga bisa menyebabkan keluar darah saat BAB. Kondisi ini biasanya terjadi akibat robekan pada kulit di sekitar anus akibat sembelit atau diare.

Oleh karena itu, orang yang mengalaminya fisura ani biasanya akan mengalami nyeri di bagian anus dan keluar darah saat BAB.

3 Fistula ani

Fistula ani adalah saluran kecil di antara ujung usus dan kulit di sekitar anus. Kondisi ini biasanya disertai nyeri pada anus dan bisa menyebabkan keluar darah saat BAB.

Fistula ani berawal dari kelenjar kecil pada lubang anus dan menimbulkan infeksi yang menyebabkan penyumbatan.

4. Divertikulitis

Kondisi ini terjadi akibat infeksi pada divertikula atau kantong kecil yang tumbuh di dinding usus besar. Divertikula yang terinfeksi dan meradang biasanya ditandai dengan keluar darah saat BAB.

5. Penyakit radang usus (IBD)

Keluar darah saat BAB bisa jadi tanda adanya peradangan di usus besar. Kondisi ini termasuk peradangan kronis yang dapat menyebabkan bisul dalam usus atau membuat usus terluka.

Selain pendarahan, orang yang mengidap penyakit radang usus juga disertai dengan demam, diare, sakit perut dan kram, penyumbatan usus, dan anus.

6. Kanker usus besar

Kanker usus besar diawali dari berkembangnya polip yang berubah menjadi ganas. Sebagai informasi, polip merupakan pertumbuhan jaringan abnormal yang jinak dan dapat menyebabkan iritasi, peradangan, dan pendarahan sehingga menyebabkan keluar darah saat BAB.

Usahakan untuk mengonsumsi makanan yang tinggi serat agar sistem pencernaan dapat bekerja dengan baik dan menghindari penyakit yang menyebabkan keluar darah saat BAB.



Simak Video "Ngeden Berlebihan, Bikin Stroke?"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT