Sabtu, 08 Jan 2022 11:06 WIB

Diminta Doddy Sudrajat, Komnas PA Sebut Tes DNA Gala Sky Bentuk Kekerasan Anak

Atilah Tia Abelta - detikHealth
Ketua Komnas Perlindungan Anak (PA) Arist Merdeka Sirait Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait. (Foto: Hilda Meilisa Rinanda)
Jakarta -

Ketua Komnas Perlindungan Anak (PA), Arist Merdeka Sirait bersama tim komisioner mengunjungi kediaman Faisal, ayah mendiang Bibi Andriansyah pada Kamis (6/1/2022). Kunjungan itu untuk melihat kondisi terkini Gala Sky serta menindaklanjuti aduan Doddy Sudrajat.

Dalam kunjungannya itu, Arist melihat kondisi Gala sangat sehat dan baik-baik saja. Ia lantas menyarankan agar konflik antara Faisal dan Doddy segera dituntaskan demi kebaikan Gala.

"Terbuka untuk duduk bersama, supaya ini tidak menjadi liar, kasihan Gala. Karena kalau ini tidak terselesaikan, itu namanya bentuk eksploitasi," kata Arist yang dikutip dari InsertLive, Sabtu (8/1/2022).

Selain itu, Arist juga menyinggung permintaan Doddy soal tes DNA terhadap Gala. Ia menyebut hal itu sebagai bentuk kekerasan terhadap anak.

"Saya kira harus menghentikan semua polemik ini. Menghentikan unsur-unsur seperti, bagi saya yang masuk dalam bentuk kekerasan. Tes DNA misalnya, nggak perlu itu kasihan anak ini. Itu bentuk kekerasan loh," tegas Arist.

"Karena apa? Gala itu tidak atas kehendaknya lahir, atas kehendak dari almarhum. Kenapa harus dicari asal-usulnya lagi. Sudah, nggak perlu, itu hanya akan menyakiti hati anak. Itu prinsip dari kepentingan terbaik anak, ya," sambungnya.

Tes DNA sendiri sering kali digunakan untuk mengidentifikasi sesuatu, salah satunya berkaitan dengan hubungan kekerabatan seseorang.

Sebelum tes, dibutuhkan sampel-sampel yang akan diteliti. Untuk sampelnya, bisa diambil dari beberapa bagian tubuh, seperti tulang dan gigi, air liur, akar rambut, sperma, sel kulit mati, atau jaringan lunak.

Selain itu tes DNA berperan penting dalam menentukan pengembangan penyakit tertentu serta skrining dan perawatan medis. Selain itu, fungsi lain melakukan tes DNA untuk mengetahui adanya kelainan genetik, tes pra-lahir, memantau kondisi bayi yang baru lahir, tes pra-implantasi, dan untuk uji forensik.

TERUSKAN MEMBACA, KLIK DI SINI



Simak Video "Top 5: Indra Kenz Minta Maaf, Dokter Terawan Dipecat IDI"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)