Minggu, 09 Jan 2022 19:31 WIB

Gegara 2 Kasus Omicron, China Tes Massal 14 Juta Warga Tianjin

Ayunda Septiani - detikHealth
Omicron Variant on test tube - New Variant of Covid 19 Foto: Getty Images/iStockphoto/DMEPhotography
Jakarta -

Hampir 14 juta penduduk Kota Tianjin, China Utara pada Minggu (9/1/2021) dilakukan tes massal COVID-19. Langkah ini dilakukan setelah rentetan kasus COVID-19 baru, termasuk dua kasus yang disebabkan oleh varian Omicron.

Kasus penularan COVID-19 di Tianjin sendiri mulai menjadi perhatian setelah lebih dari 20 kasus baru yang dilaporkan dalam beberapa hari terakhir. Komisi kesehatan nasional negara pun menyebut penularan berasal dari luar negeri.

Selain adanya temuan dua kasus terkait Omicron, warga yang terinfeksi COVID-19 termasuk 15 siswa sekolah dasar dan menengah, serta orang dewasa.

Penduduk kota tersebut saat ini diimbau untuk berada di rumah atau tidak jauh dari tempat tinggal mereka agar proses pelacakan dan tes dapat berjalan dengan mudah.

Meski begitu, sejauh ini belum ada perintah penguncian wilayah atau lockdown yang lebih ketat di Tianjin. Selain itu, laporan terkait kasus COVID-19, Omicron juga masih sedikit.

Dikutip dari laman Reuters, penduduk Tianjin telah diberi tahu bahwa mereka tidak akan menerima kode "hijau" pada aplikasi pelacak Covid di ponsel sampai hasil tes negatif muncul.

Kode hijau dalam aplikasi tersebut merupakan syarat penting mobilitas warga China agar dapat menggunakan transportasi umum dan ruang publik lainnya.



Simak Video "Strategi China Lawan Gempuran Omicron Siluman"
[Gambas:Video 20detik]
(ayd/naf)