Senin, 10 Jan 2022 15:50 WIB

Menko Airlangga Ungkap Kelanjutan Vaksin Nusantara, 'Treatment' Berbeda

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Eks Menkes dr Terawan Agus Putranto hadiri rapat kerja bersama Komisi IX DPR. Ia turut pamerkan Vaksin Corona Nusantara yang disebut aman untuk digunakan warga. Update vaksin Nusantara besutan eks Menkes Terawan diungkap. (Foto: Rengga Sancaya)
Jakarta -

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut pemerintah akan terus mendorong pengembangan vaksin Nusantara besutan eks Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. Namun, pelaksanaan vaksin Nusantara dijelaskan berbeda dengan vaksin COVID-19 lainnya.

"Terkait dengan pengembangan vaksin Nusantara ini juga akan jadi terus didorong dan saat sekarang ini diterapkan di rumah sakit," beber dia dalam konferensi pers Senin (10/1/2022).

"Treatment-nya sedikit berbeda karena ini imunoterapi dalam bentuk peralatan alat-alat kesehatan," sambungnya.

Hal serupa juga disampaikan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI. Menurut dia, vaksin Nusantara adalah vaksin terapi yang penggunaannya tidak membutuhkan izin dari BPOM.

"Itu namanya vaksin terapi, jadi bukan vaksin yang seperti biasa. Uji klinik berbasis pelayanan, hanya di fasilitas pelayanan," tutur Penny saat ditemui detikcom di kantor BPOM RI, Jakarta Pusat, Senin (10/1/2022).

"Nggak ada hubungannya dengan BPOM, karena itu kan satu orang satu orang (vaksin diberikan secara individual)," pungkas dia.



Simak Video "Tawaran Vaksin Covid-19 dari Korsel Masih Dicuekin Korut"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)