Kata Warga Soal Booster Vaksin COVID-19, Minat Nggak Kalau Harus Bayar?

Kata Warga Soal Booster Vaksin COVID-19, Minat Nggak Kalau Harus Bayar?

Ayunda Septiani - detikHealth
Selasa, 11 Jan 2022 07:00 WIB
Kata Warga Soal Booster Vaksin COVID-19, Minat Nggak Kalau Harus Bayar?
Vaksin Booster COVID-19 (Foto: Grandyos Zafna)
Jakarta -

Pemberian booster vaksin COVID-19 direncanakan mulai 12 Januari mendatang, menyasar prioritas kelompok lansia. Ada dua skema vaksin booster COVID-19 yakni gratis dan berbayar.

Rencana pemberian vaksin booster rupanya banyak disambut positif. Banyak yang menantikannya, dan tetap berminat sekalipun akhirnya harus bayar.

Salah satunya wanita asal Jakarta bernama Atika (25) yang mengaku rela membayar vaksin booster COVID-19 demi tetap menjaga kesehatannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Berhubung tiba-tiba banyak varian omricon lagi di Indonesia kayaknya aku akan cepet-cepet cari vaksin booster deh even bayar juga gak papa as long I'm healthy," jelas Atika yang merupakan pegawai swasta di Jakarta Selatan, saat dihubungi detikcom, Senin (10/01/2022).

Meski nantinya metode vaksin yang ia dapat berbayar. Atika menyebutkan jika dirinya ingin memilih vaksin sendiri.

ADVERTISEMENT

"Kalo bayar maunya pilih vaksin sendiri dooong. Kan bayaar masa rugi bandar hahahhaa," papar Atika.

"Of course Pfizer. Soalnya dari awal ku vaksin menggunakan Pfizer dan juga aku berharap banget setelah pandemic dan mulai stable bisa ke luar negeri dengan berbagai option yang banyak kalau dibandingin vaksin lain," tambahnya.

Hal serupa juga disampaikan Naomi (24), wanita asal Jakarta Pusat ini menyebutkan jika dirinya mau membayar vaksin booster asalkan harganya tidak lebih dari Rp 200 ribu dan memilih vaksin sendiri

"Tergantung bayarnya kalau under 200 ribu mungkin mau bayar tapi kalau lebih dari itu nunggu yang gratis aja. Kalau bisa AstraZeneca kecuali kalau emang moderna masuk ke indonesia baru mau moderna," jelas Naomi.

Tentu saja tidak semua mendukung vaksin booster, apalagi jika harus bayar. Seorang wanita di Jakarta yang tidak mau disebut namanya, mengaku tidak merasa butuh vaksinasi booster.

"Selama untuk beraktivitas gak butuh vaksin booster di peduli lindungi gak minat," katanya.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam satu kesempatan mengatakan hanya kelompok Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan yang bisa mendapatkan vaksin booster COVID-19 gratis.

"Kita sudah bicarakan dengan pak Presiden, prioritas booster vaksin itu lansia dulu, baru nanti yang akan ditanggung oleh negara (biayanya) adalah peserta PBI. Jadi nanti, anggota DPR yang penghasilannya cukup, bayar sendiri booster-nya," imbuh Budi dalam Raker Komisi IX DPR RI, Senin (8/11) lalu.

Lalu, untuk skema mandiri, Kemenkes belum mengeluarkan aturan lebih lanjut mengenai harga dan jenis vaksin COVID-19 yang akan digunakan.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Sembuh dari Covid Bukan Berarti Aman"
[Gambas:Video 20detik]
(ayd/up)

Berita Terkait