Rabu, 12 Jan 2022 14:03 WIB

Kemenkes Bersiap Hadapi Gelombang Omicron yang Diprediksi Muncul Bulan Depan

Razdkanya Ramadhanty - detikHealth
Pemerintah akan memberlakukan PPKM level 3 se-Indonesia selama masa libur Natal dan tahun baru 2022. Hal itu dilakukan guna antisipasi lonjakan kasus COVID-19. Ini strategi yang dipersiapkan Kemenkes halau gelombang tiga COVID-19 (Foto: Antara Foto)
Jakarta -

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan, prediksi puncak kasus Omicron di Indonesia akan terjadi pada awal Februari mendatang.

"Untuk kasus Indonesia, kita perkirakan puncak gelombang karena Omicron akan terjadi pada awal Februari. Namun kita tidak perlu panik, tetapi tetap waspada. Karena pengalaman kita menghadapi Delta varian kemarin," Jelas Luhut, dalam siaran pers beberapa waktu lalu.

Sebagai upaya dalam menghadapi gelombang ketiga pandemi COVID-19 akibat varian Omicon, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin membeberkan beberapa strategi yang sudah dipersiapkan pemerintah.

"Menanggulanginya sama seperti menanggulangi varian SARS-CoV-2 lainnya. Nomor satu paling penting yakni taat protokol kesehatan terutama pakai masker," ujar Menkes Budi dalam konferensi pers virtual, Rabu (12/1/2022).

Menkes Budi kemudian menuturkan, saat ini strategi pemerintah dalam menanggulangi pasien yang terinfeksi berubah, yakni dengan fokus pada perawatan di rumah. Jika seseorang terinfeksi, akan diarahkan untuk melakukan isolasi mandiri.

"Kita akan menyiapkan strategi perawatan tidak di rumah sakit. Sekarang strategi perawatannya lebih ke isolasi mandiri di rumah atau isolasi terpusat," tutur Menkes Budi.

Strategi perawatan di rumah nantinya akan dibantu oleh pihak pemerintah pusat dan daerah dengan bantuan layanan telemedicine.

"Jika ada banyak rakyat yang terinfeksi COVID-19 nantinya bisa sembuh dengan sendiri di rumah," harap Menkes Budi.

Strategi ketiga yang dipersiapkan pemerintah yakni percepatan vaksinasi, terutama pada kelompok rentan atau lansia. Karena menurut Menkes Budi kelompok tersebut mereka segmen paling lemah masuk rumah sakit.

Untuk di fasilitas kesehatan sendiri, Kemenkes RI telah mempersiapkan 80 ribu tempat tidur dengan batas maksimal hingga 150 ribu. Tetapi saat ini yang terisi hanya 3 ribu kasur.

"Sedangkan untuk obat-obatan, 400 ribu Molnupiravir sudah datang ke Indonesia. 16 ribu lebih oksigen sudah didistribusikan ke rumah sakit di seluruh Indonesia, dan 36 lebih oksigen generator sudah dipasang di berbagai rumah sakit," tutup Menkes Budi.

Menkes Budi tetap mengingatkan, meski varian Omicron sudah masuk ke Indonesia dan akan ada kenaikan kasus yang cukup tinggi serta cepat, ia meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak perlu takut.



Simak Video "WHO Optimistis Pandemi Covid-19 Berakhir Tahun 2022"
[Gambas:Video 20detik]
(any/kna)