Kamis, 13 Jan 2022 09:51 WIB

Mengenal Kebiri Kimia, Hukuman untuk Herry Wirawan Pemerkosa 13 Santri

Razdkanya Ramadhanty - detikHealth
Apa Itu Kebiri Kimia? Tuntutan untuk Herry Wirawan Pemerkosa 13 Santri Mengenal kebiri kimia, hukuman yang dijatuhkan ke Herry Wirawan pemerkosa 13 santri (Foto: Dony Indra Ramadhan/detikcom)
Jakarta -

Kebiri kimia menjadi salah satu hukuman yang dijatuhkan kepada Herry Wirawan, terdakwa pemerkosa 13 santri di Bandung, Jawa Barat. Ia dituntut hukuman mati dan hukuman tambahan berupa kebiri kimia pada Selasa (11/1/2022) oleh Kepala Kejati Jabar Asep N Mulyana di Pengadilan Negeri (PN) Kelas IA Bandung.

Kebiri kimia sendiri telah ditekan oleh Presiden Joko Widodo melalui Peraturan Pemerintah Nomor 70 Tahun 2020 pada 7 Desember 2020. Berdasarkan Pasal 5, kebiri kimia diberikan guna memberi efek jera kepada pelaku dan mencegah terjadinya kekerasan seksual kepada anak.

Lantas apa itu kebiri kimia, hukuman yang dituntut jaksa untuk Herry Wirawan? Berikut ulasannya.

Apa itu kebiri kimia?

Dikutip dari Healthline, Kamis (13/1/2022), kebiri kimia adalah penggunaan obat-obatan untuk menurunkan produksi hormon pria atau androgen. Ada berbagai jenis obat yang umum digunakan, di antaranya medroxyprogesterone acetate, cyproterone acetate, dan Luteinizing Hormone-Releasing Hormon (LHRH)

Kebiri kimia bukanlah pengobatan satu kali, dokter akan memberikan tindakan kebiri kimia sebulan sekali atau paling jarang setahun sekali. Nama lain dari kebiri kimia adalah terapi hormon, terapi supresi androgen, dan terapi depresi androgen.

Biasanya kebiri kimia menggunakan obat-obat penekan hormon testosteron, salah satunya dari LH-RH agonist. Obat tersebut digunakan untuk mengatasi kesulitan pengendalian nafsu seks, fantasi atau dorongan seksual yang mengganggu, sadisme dan kecenderungan berbahaya lain. Obat yang sama juga digunakan dalam terapi kanker prostat.

Efek kebiri kimia

Sama seperti pemberian obat kimia lain, kebiri kimia memberikan efek yang signifikan pada penurunan kadar testosteron yakni libido atau gairah seks yang menurun. Sedangkan pada kesuburan, hormon testosteron akan berkurang dan berpengaruh pada produksi spermatozoa.

Efek samping lain yang mungkin dirasakan seperti osteoporosis, penyakit jantung, depresi dan anemia.

Di Indonesia, hukuman kebiri kimia juga menuai pro-kontra. Selengkapnya di halaman berikut.

Simak Video 'Kebiri dan Hukuman Mati untuk Herry Wirawan Si Pemerkosa 13 Santri':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2 3