ADVERTISEMENT

Kamis, 13 Jan 2022 13:40 WIB

Ibu Hamil Juga Bisa Vaksinasi Booster, Ini Syaratnya dari Kemenkes

Firdaus Anwar - detikHealth
Hari ini vaksin booster COVID-19 mulai diberikan untuk masyarakat umum. Puskesmas di Kelapa Gading pun ramai didatangi warga yang hendak divaksin booster. Foto ilustrasi: Pradita Utama
Jakarta -

Indonesia resmi melakukan program vaksinasi booster di tengah ancaman COVID-19 varian Omicron. Sebanyak 5 jenis vaksin COVID-19 sudah mendapat izin sebagai booster dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, yaitu vaksin Coronavac, Pfizer, AstraZeneca, Moderna, dan Zifivax.

Lansia dan orang dengan gangguan imun(immunocompromised) menjadi kelompok prioritas yang mendapat booster. Orang dewasa lainnya, seperti misal ibu hamil (bumil), bisa juga mendapat vaksinasi booster asal sudah mendapat tiket dari PeduliLindungi.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dalam Surat Edaran HK 02 02/II/252/2022 merinci syarat ibu hamil yang bisa mendapat booster vaksin sebagai berikut:

  1. Tidak demam atau suhu di bawah 37,5 derajat celsius
  2. Tekanan darah normal tidak mencapai lebih dari 140/90 mmHg
  3. Usia kehamilan lebih dari 13 minggu
  4. Bebas keluhan preeklampsia (kaki bengkak, sakit kepala, nyeri ulu hati, pandangan kabur, tekanan darah tinggi)
  5. Penyakit penyerta dalam keadaan terkontrol
  6. Tidak mengidap penyakit autoimun (bila terkontrol dan tidak ada komplikasi vaksin bisa diberikan)
  7. Tidak sedang mendapat pengobatan untuk gangguan pembekuan darah, kelainan darah, atau menerima transfusi darah
  8. Tidak sedang mendapat pengobatan imunosupresan, seperti kortikosteroid dan kemoterapi
  9. Tidak pernah terkonfirmasi positif COVID-19


Simak Video "Eropa Rekomendasikan Booster Kedua untuk Lansia dan Kelompok Rentan"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT