Jumat, 14 Jan 2022 11:31 WIB

RI Antisipasi Gelombang Omicron, Menkes Pastikan Stok Molnupiravir Cukup

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Molnupiravir Antisipasi gelombang ketiga COVID-19, Menkes pastikan stok obat COVID-19 Molnupiravir cukup. Foto: Khadijah Nur Azizah
Jakarta -

Pemerintah mulai mengantisipasi gelombang ketiga COVID-19 yang disebabkan oleh varian Omicron. Gelombang ketiga Corona diprediksi akan datang di Februari mendatang.

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menegaskan pihaknya sudah mulai mengantisipasi lonjakan kasus dengan mempersiapkan obat molnupiravir bagi pasien Corona. Khususnya untuk yang akan menjalani isolasi di rumah.

"Sekarang kita sudah siap, ada sekitar 400 ribu tablet yang sudah diimpor oleh Hetero," kata Menkes saat ditemui di Bekasi, Jumat (14/1/2022).

Molnupiravir akan diberikan kepada pasien COVID-19 bergejala ringan dan masuk dalam paket obat untuk isolasi mandiri.

"Isinya (paket obat) ada vitamin dan antivirus bisa Molnupiravir atau Fapipiravir," beber Menkes.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) juga telah mengeluarkan izin penggunaan darurat untuk obat Molnupiravir sebagai pengobatan infeksi COVID-19.

Molnupiravir yang disetujui berupa kapsul 200 mg yang didaftarkan oleh PT. Amarox Pharma Global dan diproduksi Hetero Labs Ltd, India. Obat ini diindikasikan sebagai pengobatan infeksi COVID-19 ringan sampai sedang pada pasien berusia 18 tahun ke atas yang tidak memerlukan pemberian oksigen dan peningkatan risiko menjadi infeksi COVID-19 berat.



Simak Video "Omicron Masuk RI, Ketua Satgas IDI Singgung Karantina 'Rp 40 Juta'"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/fds)