Jumat, 14 Jan 2022 14:07 WIB

Fico Fahriza Ditangkap karena Tembakau Gorila, Apa Bedanya dengan Ganja Biasa?

Firdaus Anwar - detikHealth
Fico Fachriza Foto: Fico Fachriza (Tangkapan YouTube Fico Fachriza)
Jakarta -

Komedian Fico Fahriza ditangkap polisi karena dugaan memakai narkoba tembakau gorila atau biasa disebut ganja sintetis. Hal ini dibenarkan oleh Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya AKBP Donny Alexander.

"Iya benar (tembakau gorila)," kata AKBP Donny Alexander saat dimintai konfirmasi, Jumat (14/1/2022).

dr Hari Nugroho dari Institute of Mental Health Addiction and Neuroscience (IMAN), Jakarta, menjelaskan tembakau gorila ini berbeda dari ganja biasa. Tembakau gorila biasanya dibuat menggunakan tanaman dagga liar atau lainnya yang dicampur dengan ganja sintetis.

"Yang dimaksud ganja sintetis itu adalah adalah cannabinoid yang dibikin secara kimia, bukan cannabinoid alami yang terdapat dalam tanaman ganja," papar dr Hari pada detikcom.

"Bentuk aslinya bisa cair atau serbuk, yang kemudian dicampurkan dengan tanaman seperti wild dagga atau tanaman-tanaman lain agar bisa dirokok kayak tembakau biasa. Bisa disemprotkan atau direndam dalam herbal mixture tadi," lanjutnya.

Karena senyawa cannabinoid tersebut memang sengaja dibuat, efeknya pada otak bisa lebih kuat. Menurut dr Hari, tembakau gorila atau ganja sintetis bahkan bisa lebih kuat puluhan sampai ratusan kali lipat dari ganja biasa.

"Synthetic cannabinoid nempel di reseptor otaknya lebih kuat, sehingga efeknya juga lebih kuat dari pada ganja. Sering menimbulkan problem seperti gejala psikosis lebih kuat, contoh halusinasinya. Kemudian juga bisa menyebabkan mual dan muntah hebat, tekanan darah naik, dan lain sebagainya," pungkas dr Hari.



Simak Video "Aturan Malaysia soal Penggunaan Ganja untuk Medis"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)