Minggu, 16 Jan 2022 13:00 WIB

Kemenkes Ungkit Lagi Gejala Omicron, Ini 2 Keluhan Terbanyak

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Suasana Rumah Sakit Darurat COVID Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (13/1). Kasus Omicron di Indonesia kini terus bertambah dengan total 506. RSDC Wisma Atlet menambah ruang isolasi pasien untuk menghadapi gelombang Omicron. Gejala varian Omicron (Foto: Pradita Utama)
Jakarta -

Dari 748 kasus varian Omicron yang terkonfirmasi di Indonesia, gejala ringan hingga asimptomatis masih mendominasi. Kementerian Kesehatan menyebut 2 gejala paling umum dikeluhkan pasien Omicron.

"Gejala yang ditimbulkan cenderung tidak bergejala," kata juru bicara vaksinasi COVID-19 Kemenkes, dr Siti Nadia Tarmizi dalam simposium 'Combating COVID-19 Pandemic without Boundaries', Minggu (16/1/2022).

"Dan gejalanya sangat ringan. Batuk, pilek, yang akan bisa hilang dengan sendirinya," terang dr Nadia terkait gejala yang umum dialami pasien Omicron.

Menurut dr Nadia, penyumbang terbesar kasus varian Omicron adalah pelaku perjalanan luar negeri. Arab Saudi menjadi negara penyumbang kasus impor paling banyak, sedangkan kasus dari Turki didominasi oleh wisatawan.

"Sebagian besar kasus omicron yang positif ini merupakan pelaku perjalanan luar negeri sebanyak 569, dan transmisi lokal sebanyak 155," kata dr Nadia.

Negara penyumbang kasus Omicron terbanyak:

  • Arab Saudi
  • Turki
  • Amerika Serikat
  • Malaysia
  • Uni Emirate Arab

Simak Video 'DPR Minta Pemerintah Gencarkan Sosialisasi Soal Omicron':

[Gambas:Video 20detik]



(up/up)