Selasa, 18 Jan 2022 07:00 WIB

Round Up

Ratusan Ribu Vaksin COVID-19 Kedaluwarsa, Menkes Angkat Bicara

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Vaksinasi untuk anak terus digalakan. Hal ini untuk mendukung pembelajaran tatap muka (PTM) yang mulai dilaksanakan 100%. Vaksin COVID-19 (Foto: Grandyos Zafna)
Jakarta -

Menteri Kesehatan RI (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memaparkan ada ratusan ribu vaksin COVID-19 yang kedaluwarsa. Vaksin yang mendekati tanggal kedaluwarsa tersebut kebanyakan donasi dari beberapa negara untuk Indonesia.

"Astrazeneca, Pfizer, dan Moderna itu expire date-nya dekat... vaksin donasi ini diberikan oleh negara-negara maju karena mereka sudah beli duluan sejak lama," beber Menkes dalam rapat bersama Komisi IX DPR RI, Senin (17/1/2022).

Menkes menambahkan penumpukan vaksin kedaluawarsa sudah ada sejak November 2021. Sebanyak 95-97 persen vaksin tersebut berasal dari donasi dari negara-negara maju yang disumbangkan ke WHO dan COVAX.

Indonesia menjadi salah satu negara yang mendapatkan pasokan vaksin gratis terbanyak dari COVAX karena pelaksanaan vaksinasinya disebut cepat dan rantai dingin juga tempat penyimpanan vaksin yang tersedia, tidak seperti di negara lainnya.

"Pengalaman WHO pada saat dia kirim ke Afrika tidak bisa dipakai. Karena memang rantai dingin yang nggak ada, dan vaksinasinya pelan sehingga akibatnya banyak sekali yang expired di Afrika," pungkas Menkes.



Simak Video "Kata Satgas soal Vaksin Covid-19 Umat Islam Akan Diganti yang Halal"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)