Selasa, 18 Jan 2022 11:40 WIB

Non-lansia Ingin Ikut Di-booster Vaksin COVID-19? Boleh Kok, Ini Syaratnya

Vidya Pinandhita - detikHealth
Program vaksinasi massal di Tangerang terus dilakukan. Vaksinasi COVID-19 kini sasar orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) dan individu berkebutuhan khusus (IBK). Syarat masyarakat non-lansia berusia 18 tahun boleh ikut disuntik vaksin COVID-19 booster. Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Pemberian vaksin COVID-19 booster sudah berlangsung mulai 12 Januari 2022. Meski vaksin booster masih diprioritaskan untuk kelompok lansia, tak tertutup kemungkinan masyarakat non-lansia berusia 18 tahun ke atas sudah bisa ikut disuntik. Apa syaratnya?

Juru bicara vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi menjelaskan hingga kini, program vaksinasi COVID-19 di Indonesia masih mengejar cakupan vaksinasi primer yakni dosis 1 dan 2. Walhasil, vaksinasi booster kini hanya menyasar prioritas kelompok lansia.

Namun begitu, non-lansia yang sudah memiliki e-ticket di aplikasi PeduliLindungi boleh menerima suntikan vaksin COVID-19 booster asal wilayah domisilinya memenuhi syarat berupa persentase cakupan vaksinasi.

"Kita masih memprioritaskan vaksinasi untuk melengkapi cakupan 100 persen vaksinasi primer," ujarnya dalam diskusi daring terkait vaksin COVID-19 booster mencegah gelombang ketiga COVID-19 RI, Selasa (18/1/2022).

"Pelaksanaan booster untuk non-lansia baru bisa dilakukan kalau kabupaten kota sudah mencapai dosis 70 persen dari dosis pertama dan 60 persen dosis satu pada lansia. Tapi kalau lansia bisa melakukan vaksinasi di seluruh kabupaten kota," sambungnya.

Dalam kesempatan sebelumnya, Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian RI, dr Maxi Rein Rondonuwu, menyebut nantinya vaksin COVID-19 booster bakal diberikan kepada seluruh masyarakat termasuk non-lansia berusia 18 tahun ke atas. Hal itu menjadi tindak lanjut pemerintah di tengah merebaknya varian Omicron.

"Sesuai arahan Pak Presiden, memang kita mulai dengan tahapan yang berisiko tinggi. Apalagi dengan Omicron ini yaitu lansia dan compromised. Ini jadi prioritas pertama dan memang target sasaran kita kan semua yang di atas 18 tahun yang sudah mendapatkan vaksinasi primer dosis 1 dan dosis 2," ujarnya saat ditemui detikcom di lokasi vaksinasi booster, Puskesmas Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (12/1).

"Jadi itu semua akan dapat di atas 18 tahun. Tapi prioritas awalnya memang lansia," sambungnya.



Simak Video "Garut Mulai Gelar Vaksinasi Booster, Lansia Jadi Prioritas"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)