Selasa, 18 Jan 2022 13:01 WIB

Kemenkes Ungkap Beda Gejala Omicron Orang yang Sudah dan Belum Divaksin COVID-19

Vidya Pinandhita - detikHealth
covid-19 omicron variant vaccination concept Perbedaan gejala infeksi varian Omicron pada orang yang sudah dan belum divaksinasi COVID-19. Foto: Getty Images/iStockphoto/Teka77
Jakarta -

RI kini mencatat total 840 kasus COVID-19 varian Omicron. Kementerian Kesehatan memaparkan orang yang sudah divaksinasi COVID-19 mengalami gejala jauh lebih ringan akibat infeksi varian Omicron dibanding orang-orang yang belum divaksinasi. Lantas seperti apa perbandingan kondisi pasien Omicron yang sudah dan yang belum divaksinasi?

"Orang yang belum divaksin mereka cenderung bergejala. Gejalanya lebih lama dibandingkan orang yang sudah divaksin kemudian bergejala. Hampir semua yang divaksin itu menunjukkan gejala ringan dan sedang," ujar juru bicara vaksinasi COVID-19 Kemenkes, dr Siti Nadia Tarmizi, dalam diskusi daring terkait vaksin COVID-19 booster mencegah gelombang ketiga COVID-19 RI, Selasa (18/1/2022).

"Artinya menjadi penting untuk perlindungan tambahan ini bahwa 98 persen kita tahu yang sudah divaksin juga tinggi itu tidak bergejala. Jadi kita sudah menunjukkan proteksi vaksin pada waktu menghadapi Omicron ini," lanjutnya.

Walhasil, vaksinasi COVID-19, termasuk booster, menjadi langkah proteksi yang amat penting untuk menekan penularan Omicron.Menurut dr Nadia, gejala pasien COVID-19 varian Omicron umumnya berupa batuk dan pilek. Lantaran sulit dibedakan dengan gejala pilek biasa yang bukan infeksi virus Corona, penularannya pun jauh lebih cepat.

"Kalau dari data kita melihat bahwa Omicron ini kan tadi 98 persen tidak bergejala atau gejalanya sangat ringan dan risiko perawatan yang masuk rumah sakit itu hanya 25 persen kasus," beber dr Nadia.

"Jadi yang masuk rumah sakit itu sangat sedikit, lebih banyak yang tidak bergejala atau gejala sangat ringan. Tapi kalau Omicron ini sangat cepat menular, tiga kali lebih cepat menular. Kita lihat penambahan kasus positif sangat cepat per harinya," pungkasnya.



Simak Video "Menkes Benarkan Kasus Omicron Pertama RI Tertular WNI dari Nigeria"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/naf)