Selasa, 18 Jan 2022 17:01 WIB

Cara Dapat Vaksin Booster COVID-19, Lengkap untuk Lansia dan Non-lansia

Vidya Pinandhita - detikHealth
Vaksin booster COVID-19 mulai diberikan kepada para lansia di Sleman, Yogyakarta. Ratusan dosis vaksin booster tersebut diberikan secara gratis. Cara dapat vaksin booster COVID-19, lengkap untuk lansia dan non-lansia. Foto: Pius Erlangga/detikcom
Jakarta -

Vaksin COVID-19 booster mulai diberikan pada 12 Januari 2022, menyasar prioritas kelompok lansia. Lantas, bagaimana sih cara dapat vaksin booster?

Pada dasarnya, setiap orang yang sudah memiliki e-ticket vaksinasi COVID-19 booster di aplikasi PeduliLindungi bisa menerima vaksin COVID-19 booster di fasilitas kesehatan. Lantas, bagaimana cara mengecek e-ticket tersebut?

e-ticket vaksinasi COVID-19 booster bisa dicek melalui laman situs atau aplikasi PeduliLindungi. Melalui laman PeduliLindungi, berikut langkah-langkahnya:

  • Buka pedulilindungi.id
  • Masukkan nama lengkap dan NIK, kemudian klik 'periksa'
  • Jika sudah bisa menerima vaksin COVID-19 booster, akan muncul keterangan 'Anda berhak vaksinasi ke-3 (booster) GRATIS' dan 'Silakan datang ke faskes atau penyedia vaksinasi booster terdekat'.

Sedangkan melalui aplikasi PeduliLindungi, berikut langkah-langkahnya:

  • Buka aplikasi PeduliLindungi
  • Masuk dengan akun yang terdaftar
  • Klik 'profil' dan pilih 'status vaksinasi dan hasil tes COVID-19'
  • Status dan jadwal vaksin booster akan muncul di akun
  • Cek tiket vaksin melalui menu 'Riwayat dan tiket vaksin'. Jika e-ticket sudah tersedia, akan tertera barcode dan nomor tiket untuk vaksinasi ke-3.

Jadi, non-lansia tidak boleh disuntik booster?

Menurut juru bicara vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan dr Siti Nadia Tarmizi, saat ini vaksinasi COVID-19 booster memang diprioritaskan untuk lansia dan pengidap penyakit komorbid. Akan tetapi, non-lansia berusia 18 tahun sudah memiliki e-ticket di PeduliLindungi diperbolehkan menerima vaksin COVID-19 booster di fasilitas kesehatan. Dengan syarat, wilayahnya sudah memenuhi syarat cakupan vaksinasi tertentu.

"Pelaksanaan booster untuk non-lansia baru bisa dilakukan kalau kabupaten kota sudah mencapai dosis 70 persen dari dosis pertama dan 60 persen dosis satu pada lansia. Tapi kalau lansia bisa melakukan vaksinasi di seluruh kabupaten kota," terangnya dalam webinar Vaksin Booster Hindari Gelombang Ketiga, Selasa (18/1/2022).

Bagaimana cara dapat vaksin booster jika tidak punya e-ticket?

dr Nadia menjelaskan, lansia dan pengidap penyakit komorbid yang tidak memiliki e-ticket tetap diperbolehkan menerima vaksin COVID-19 booster. Tinggal datangi fasilitas kesehatan penyedia booster, kemudian tunjukkan sertifikat vaksinasi dosis 1 dan 2.

Jangan lupa, booster bisa diberikan jika sudah lewat interval 6 bulan dari suntikan dosis kedua.

"Untuk lansia atau pengidap penyakit komorbid itu tidak menjadi masalah kalau belum mendapatkan e-ticket karena akan diprioritaskan mendapatkan vaksinasi di tahap awal ini di fasilitas kesehatan," terang dr Nadia.

"Tapi jangan lupa bawa sertifikat manual atau sertifikat di aplikasi PeduliLindungi untuk ditunjukkan ke petugas saat datang ke fasilitas kesehatan," sambungnya terkait cara dapat vaksin booster.



Simak Video "Garut Mulai Gelar Vaksinasi Booster, Lansia Jadi Prioritas"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/kna)