Selasa, 18 Jan 2022 20:29 WIB

Termasuk 193 Transmisi Lokal, Total Omicron di DKI Jadi 856 Kasus

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
wooden blocks with the word omicron surrounded by wooden figurines as symbol for covid-19 crisis Omicron di Indonesia (Foto: Getty Images/iStockphoto/Thomas Stockhausen)
Jakarta -

DKI Jakarta kembali mencatatkan penambahan kasus varian Omicron. Total menjadi 856 kasus, masih didominasi kasus impor dari pelaku perjalanan luar negeri.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia dalam siaran pers Pemprov DKI Jakarta.

"Dari 856 orang yang terinfeksi, sebanyak 663 orang adalah pelaku perjalanan luar negeri, sedangkan 193 lainnya adalah transmisi lokal," katanya, Selasa (18/1/2022).

Sementara itu, jumlah kasus aktif di DKI bertambah 453 kasus menjadi 4.297 kasus. Dari angka tersebut, 2.176 kasus adalah pelaku perjalanan luar negeri.

"Sedangkan, kasus positif baru berdasarkan hasil tes PCR hari ini bertambah 670 orang sehingga total 872.092 kasus, yang mana 222 di antaranya adalah pelaku perjalanan luar negeri," terang Dwi.

Positivity rate DKI dalam sepekan terakhir tercatat sebesar 3,6 persen. Sementara itu, persentase kasus positif secara total sebesar 10,8 persen. Standar organisasi kesehatan dunia WHO untuk positivity rate adalah 5 persen.



Simak Video "Satgas Laporkan Tingkat Kepatuhan Prokes Warga Masih Naik-Turun"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)