Kamis, 20 Jan 2022 11:07 WIB

Luhut Perkirakan Kasus Omicron RI Sudah Lebih dari Seribu

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Pandjaitan (YouTube Sekretariat Presiden) Luhut memperkirakan kasus Omicron sudah lebih dari seribu. (Foto: Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Pandjaitan (YouTube Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkap kasus Omicron di Indonesia terus meningkat. Masih didominasi pelaku perjalanan luar negeri yang teridentifikasi positif COVID-19 Omicron saat tiba di Tanah Air.

"Mengenai Omicron itu, saya kira kemarin angkanya udah lebih 1.000 dan tadi saya baru dapat laporan lagi bahwa banyak yang datang dari luar negeri. Ada tadi satu kelompok, satu kloter itu 44 persen itu kena Omicron atau COVID-19," kata Menko Luhut dalam keterangan tertulis, dikutip detikcom Kamis (20/1/2022).

Dengan tren Omicron yang terus merangkak naik, Luhut mewajibkan masyarakat disiplin, bahkan menunda rencana bepergian ke luar negeri. Menurutnya, masyarakat lebih aman membatasi aktivitas di luar rumah, usai jumlah transmisi lokal Omicron juga terus bertambah.

"Jadi saya ingin imbau lagi apa yang disampaikan presiden, upaya jangan keluar negeri dulu kalau tidak penting amat selama 3 minggu ke depan ini," pesan Luhut.

Luhut menjelaskan tak ada dispensasi aturan terkait COVID-19 untuk setiap orang, termasuk para pejabat.

"Sampai sekarang ini Omicron yang terbanyak di Indonesia dari luar. Saya ulangi sampai kemarin itu omicron terbanyak itu dari luar negeri," tutur dia.

"Omicron adalah musuh bersama, jadi jangan ada mempersoalkan ini (soal jabatan dan pangkat), nggak ada disini. Jadi kita harus kompak melihat ini, ini ada musuh bersama," jelasnya.

Simak Video '5 Zona Merah Omicron di DKI Jakarta':

[Gambas:Video 20detik]



(naf/up)