Kamis, 20 Jan 2022 12:15 WIB

Harga Minyak Goreng Turun Bikin Emak-emak Borong, Panik Buying atau Kalap?

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Minyak goreng Panic buying minyak goreng. (Foto: Khadijah Nur Azizah/detikHealth(
Jakarta -

Harga minyak goreng resmi diturunkan menjadi Rp 14 ribu per 19 Januari 2022. Namun warga yang panik harga naik lagi rela memborong minyak goreng di minimarket.

Rak-rak minyak goreng di minimarket wilayah Tebet, Jakarta Selatan, terlihat hampir kosong. Tinggal beberapa yang tersisa meski pembeliannya dibatasi 2 item per orang.

"Dari kemarin stok minyak diborong karena mungkin takut harga naik juga kali ya," kata salah satu petugas minimarket saat ditemui detikcom, Kamis (20/1/2022).

Menanggapi terkait hal tersebut, psikolog klinis dan co-founder Ohana Space Veronica Adesla mengatakan borong minyak goreng bisa jadi karena panik buying karena adanya ketakutan harga naik lagi.

"Namanya panik ya, gara-gara panik, mereka membeli banyak. Kenapa sih panic buying? karena mereka takut harganya naik lagi makanya langsung beli yang banyak," katanya kepada detikcom.

Kasus ini menurutnya berbeda dengan kalap. Orang yang kalap belanja bisa jadi bukan karena rasa takut, tetapi rasa impulsif ingin membeli sesuatu.

"Bukan karena takut, tapi karena tidak bisa menahan dorongan membeli barang yang tidak perlu. Itu kalap," bebernya.

Lihat juga Video: Duh! Harga Minyak Goreng di Pasar Purwakarta Masih Tinggi

[Gambas:Video 20detik]




(kna/up)