Kamis, 20 Jan 2022 21:39 WIB

Satgas COVID-19: RI Catatkan 817 Kasus Omicron dalam Sebulan Terakhir

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
wooden blocks with the word omicron surrounded by wooden figurines as symbol for covid-19 crisis Foto: Getty Images/iStockphoto/Thomas Stockhausen
Jakarta -

Satgas Penanganan COVID-19 menyebut dalam sebulan terakhir ada peningkatan kasus COVID-19 dari berbagai varian. Meski demikian, ditegaskan bahwa kondisinya masih terkendali.

"Berdasarkan data GISAID yang dapat diakses secara umum, per 20 Januari 2022 diketahui di Indonesia dalam satu bulan terakhir telah dilaporkan kasus Omicron sebanyak 817 kasus," juru bicara satgas, Prof Wiku Adisasmito, dalam siaran pers, Kamis (20/1/2022).

Selain mencatat peningkatan varian Omicron, Indonesia juga melaporkan 352 kasus varian Delta dalam sebulan terakhir. Sementara itu, varian Alfa dan Beta tercatat nol persen.

"Penting untuk diketahui data yang dikumpulkan setiap pelaku melalui whole genome sequencing di berbagai negara belum tentu merepresentasikan seluruh konfirmasi varian yang ditunjukkan dengan data-data yang ada, dan tentunya karena tidak semua sampel dimasukkan dalam GISAID," jelas Prof Wiku.

"GISAID sebagai pengumpul data juga melakukan kurasi atas data yang dikumpulkan, sehingga tidak semua sampel bisa diterima," lanjutnya.



Simak Video "Satgas Laporkan Tingkat Kepatuhan Prokes Warga Masih Naik-Turun"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)