Sabtu, 22 Jan 2022 21:01 WIB

Dokter Ungkap Penampakan Paru Pasien COVID-19 RI dan 3 Gejala yang Dikeluhkan

Ayunda Septiani - detikHealth
Pasein tanpa gejala COVID 19 menjalani isolasi di The Green Hotel, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (12/10/2020). Menurut General Manager The Green Hotel Asep Hermasan terdapat 16 pasien OTG yang menjalani isolasi mandiri di hotel ini. Sedangkan selama hotel beroperasi untuk  pasien COVID 19 sudah merawat 20 pasien. 4 orang telah dinyatakan sembuh dan di pulangkan pada Jumat 9 oktober 2020. Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Ketua Pokja Infeksi Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) dr Erlina Burhan mengungkapkan gejala dari pasien Omicron yang dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan (RSUP). Kondisi klinis yang terpapar Omicron disebutnya cenderung mengeluhkan gejala ringan.

"Ini saya share kasus Omicron di RSUP Persahabatan, kita juga sudah banyak menerima kasus, ini seorang perempuan (WNA)." bebernya dalam webinar online, Sabtu (22/1/2022) sembari memperlihatkan penampakan rontgen paru pasien tersebut.

rotgen parurotgen paru Foto: SS Webinar RSUP Persahabatan

Gejalanya varian Omicron yang dirasakan pasien meliputi:

  • Batuk kering
  • Pilek
  • Sakit kepala

dr Erlina juga menyebutkan bahwa rata-rata dari pasien yang terkonfirmasi varian Omicron merasakan gejala seperti batuk kering, pilek. Selain itu, foto thorax dari pasien yang dirawat di RSUP Persahabatan juga menunjukkan kondisi yang normal.

Beberapa pasien Omicron yang dirawat di rumah sakit lantaran para ahli dan dokter ingin memantau kondisi klinis mereka, seperti gejala COVID-19 yang dikeluhkan.

"Kalau memang gejalanya ringan, mudah negatif, ini akan membantu data ini agar masyarakat tidak ragu dalam terpapar COVID-19," tambahnya.

Sebagai tambahan informasi, Kementerian Kesehatan RI mengumumkan total kasus Omicron di Indonesia sudah menyentuh seribu kasus. Adapun 831 di antaranya adalah pelaku perjalanan luar negeri.

"Sejak 15 Desember secara kumulatif jumlah kasus Omicron yang kita identifikasi hingga sekarang ada 1.161 dengan yang lokal (penularan dalam negeri) sebanyak 282 orang," tutur juru bicara vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan RI, dr Siti Nadia Tarmizi dalam kesempatan yang sama.



Simak Video "Jangan Euforia Dulu! Epidemiolog Minta Waspada soal BA.2"
[Gambas:Video 20detik]
(ayd/naf)