Senin, 24 Jan 2022 07:30 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kondisi 2 Pasien Omicron RI Sebelum Meninggal

Vidya Pinandhita - detikHealth
Virus In Red Background - Microbiology And Virology Concept Penjelasan Kemenkes perihal kondisi pasien COVID-19 Omicron di RI sebelum meninggal dunia. Foto: Getty Images/iStockphoto/loops7
Jakarta -

Kementerian Kesehatan RI mengumumkan ada dua pasien COVID-19 varian Omicron meninggal dunia, Sabtu (22/1/2022). Kedua pasien tersebut diketahui memiliki riwayat komorbiditas, dengan salah satu di antaranya sudah menerima dosis lengkap pasien COVID-19.

"Satu kasus merupakan transmisi lokal, meninggal di RS Sari Asih Ciputat dan satu lagi merupakan Pelaku Perjalanan Luar Negeri, meninggal di RSPI Sulianti Saroso," terang juru bicara vaksinasi COVID-19 Kemenkes dr Siti Nadia Tarmizi, dikutip dari laman resmi Kemenkes, Senin (24/1).

Dihubungi secara terpisah, dr Nadia menyebut kedua pasien Omicron tersebut mengalami gejala COVID-19 tergolong berat, sempat ada keluhan sesak napas.

"Gejala berat (kedua pasien COVID-19 ini). Mengeluh sesak napas," kata dr Nadia kepada detikcom.

"Belum di ICU tapi sudah pakai oksigen karena saturasi rendah," sambungnya.

Dalam laman Kemenkes tertulis, sesuai Surat Edaran Menteri Kesehatan RI Nomor HK.02.01/MENKES/18/2022 tentang Pencegahan dan Pengendalian Kasus Covid-19 Varian Omicron yang ditetapkan pada 17 Januari 2022, pasien COVID-19 bergejala sedang hingga berat kini harus menjalani perawatan di rumah sakit.

"Melalui Surat Edaran ini, penanganan pasien konfirmasi Omicron sesuai dengan penanganan COVID-19, dimana untuk kasus sedang sampai berat dilakukan perawatan di rumah sakit, sementara tanpa gejala hingga ringan, difokuskan untuk Isolasi mandiri dan Isolasi Terpusat" jelas dr Nadia.

Simak Video 'Mewaspadai Kasus Kematian Akibat Varian Omicron':

[Gambas:Video 20detik]



(vyp/up)