Senin, 24 Jan 2022 12:30 WIB

Luhut Pastikan PTM 100 Persen Tetap Lanjut, Dokter Ingatkan Lonjakan COVID

Razdkanya Ramadhanty - detikHealth
Sebanyak 330 sekolah mulai dari tingkat SD hingga SMP di Kota Bandung gelar PTM 100 persen hari ini. Kegiatan tersebut digelar dengan menerapkan prokes ketat. Pemerintah tetap lanjutkan PTM 100 persen, dokter paru ingatkan lonjakan COVID (Foto: Wisma Putra/detikcom)
Jakarta -

Kasus harian COVID-19 di sejumlah wilayah di Indonesia sedang naik dalam beberapa pekan. Meski demikian, pihak pemerintah tetap menjalankan skema tatap muka yang sudah berlangsung sejak Senin (3/1/2022) lalu.

"Sampai hari ini pembelajaran tatap muka tetap dilaksanakan, kalau ada hal-hal luar biasa akan diambil keputusan tersendiri," ungkap Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam konferensi pers, Senin (24/1/2022).

Menko Luhut juga menegaskan bahwa pihaknya tidak memiliki rencana memberhentikan program tatap muka.

"Kita tidak ada rencana untuk menghentikan sekolah tatap muka," tambahnya.

Terpisah, Ketua Pokja Infeksi Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) dr Erlina Burhan khawatir PTM 100 persen berisiko pada anak-anak usia 6-11 tahun.

"Anak ada yang usia 6-11 tahun itu adalah anak-anak SD dan di Indonesia saat ini anak-anak 6-11 tahun ini belum banyak divaksin," ujarnya dalam konferensi pers virtual bertajuk 'Perkembangan Terkini kasus COVID-19 varian Omicron', Senin (24/1/2022).

"Mereka adalah kelompok rentan akan berisiko keluar rentan sekali terinfeksi. Saran saya pada pemerintah tolong ditinjau ulang kebijakan PTM terutama untuk anak-anak di bawah 12 tahun ini," lanjutnya.

Melihat kasus COVID-19 RI yang kini melonjak akibat penyebaran varian Omicron, dr Erlina meminta pemerintah untuk mengimbau kembali keberlangsungan PTM 100 persen. Terlebih, ia juga menyorot adanya risiko fasilitas kesehatan kewalahan akibat meningkatnya jumlah pasien COVID-19.

"Sekarang kasusnya naik lagi kalau bisa pemerintah tinjau ulang anak PAUD, SD, ini tinjau ulang untuk melaksanakan PTM. Kalau saya sih lebih baik hibrid atau kalau perlu di rumah saja atau daring," pungkas dr Erlina.

Simak Video 'Kasus Covid-19 Naik, Sekolah Tatap Muka Lanjut Terus':

[Gambas:Video 20detik]




(any/up)