Senin, 24 Jan 2022 21:05 WIB

Omicron DKI Jakarta Jadi 1.584 Kasus, 526 Transmisi Lokal

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Strips of newspaper with the words Omicron and Covid-19 typed on them. Omicron variant of COVID-19. Black and white. Close up. Foto: Getty Images/iStockphoto/Professor25
Jakarta -

Lebih dari 10 ribu kasus aktif COVID-19 tercatat di DKI Jakarta, Senin (24/1/2022). Sementara itu jumlah kasus varian Omicron terus bertambah menjadi 1.584 kasus.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia mengungkap hal itu dalam siaran pers Pemprov DKI.

"Dari 1.584 orang yang terinfeksi, sebanyak 1.058 orang adalah pelaku perjalanan luar negeri, sedangkan 526 lainnya adalah transmisi lokal," ungkapnya.

Sementara itu, jumlah kasus aktif mengalami peningkatan sebanyak 1.431 kaus menjadi 10.488 kasus. Sebanyak 8.762 di antaranya atau 83,6 persen merupakan transmisi lokal.

"Sementara itu, kasus positif baru berdasarkan hasil tes PCR hari ini bertambah 1.993 orang sehingga total 881.300 kasus, yang mana 1.861 (93,4 persen) di antaranya juga merupakan transmisi lokal," tambahnya.

Positivity rate dalam sepekan tercatat 7,5 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 10,8 persen. Organisasi kesehatan dunia WHO menetapkan standar tidak lebih dari 5 persen.



Simak Video "Satgas Laporkan Tingkat Kepatuhan Prokes Warga Masih Naik-Turun"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)