Selasa, 25 Jan 2022 06:15 WIB

WHO Rekomendasikan Pengurangan Dosis Vaksin Pfizer untuk 12 Tahun ke Bawah

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
An Israeli medical worker poses with a vial of the Pfizer-BioNTech COVID-19 vaccine at the Sheba Medical Center in Ramat Gan, Israel, where people are receiving a fourth dose Friday, Dec. 31, 2021. (AP Photo/Tsafrir Abayov) Vaksin Pfizer (Foto: AP/Tsafrir Abayov)
Jakarta -

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mengeluarkan rekomendasi untuk mengurangi penggunaan dosis vaksin COVID-19 jenis Pfizer untuk anak di bawah usia 12 tahun, yaitu 5-11 tahun.

Dikutip dari Reuters, Senin (24/01/2022) rekomendasi tersebut muncul usai Strategic Advisory Group of Experts (SAGE) mengadakan pertemuan pada hari Rabu (19/01) untuk mengevaluasi vaksin, yang saat ini penggunaannya direkomendasikan untuk orang berusia 12 tahun ke atas.

Dosis vaksin COVID-19 jenis Pfizer yang dianjurkan untuk anak di bawah usia 12 tahun adalah 10 mikrogram dan bukan 30 mikrogram yang digunakan oleh anak yang berusia 12 tahun ke atas.

"Kelompok usia (5-11) berada dalam kelompok penggunaan prioritas terendah untuk vaksinasi kecuali untuk anak-anak yang memiliki penyakit penyerta," kata ketua SAGE Alejandro Cravioto saat briefing.

Menurut Direktur Vaksin WHO O'Brien, dalam uji klinis vaksin COVID-19 Pfizer, tak ada masalah keamanan yang diajukan untuk penggunaan vaksin Pfizer pada anak usia 5-11 tahun.

Selain pengurangan dosis, SAGE juga merekomendasikan vaksin booster Pfizer harus diberikan 4-6 bulan usai vaksin dosis lengkap (satu dan dua) pada kelompok prioritas rentan, seperti orang dewasa dan petugas kesehatan.

Selanjutnya
Halaman
1 2