Selasa, 25 Jan 2022 10:17 WIB

Ayus-Nissa Sabyan Dituding Selingkuh, Ini 4 Dampak Buruk Bagi Kesehatan Mental

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Nissa Sabyan Nissa Sabyan. Foto: Mauludi Rismoyo
Jakarta -

Setelah sekian lama tak pernah menceritakan soal kasus perselingkuhan mantan suami yang diduga dengan Nissa Sabyan, akhirnya Riri Fairus buka suara. Ia pun juga mengaku kalau ceritanya itu mirip dengan kisah Maia Estianty.

"Sama-sama dunia musik juga, sama-sama dekat juga (dengan perempuan yang jadi selingkuhan), sama itunya," kata Ririe Fairus yang dikutip dari channel YouTube MAIA ALELDUL.

"Nano-nano (rasanya) diselingkuhi nggak bisa diungkapin. Sudah mati rasa kali ya," lanjutnya.

Riri Fairus juga mengungkap awal mula dirinya mencari tahu soal kebenaran perselingkuhan yang dilakukan oleh mantan suaminya, Ayus. Ia pun bertanya kepada para orang-orang sekitar Ayus dan bahkan, bertanya langsung kepada mantan suaminya soal perselingkuhan itu.

"Sampai aku tanya ke teman-teman. Sebelum tanya ke mantan suami, aku nggak mau langsung nuduh, 'Lo sama dia gini (selingkuh)?' Aku tanya orang sekeliling dia dulu, mastiin dulu," tuturnya.

"Aku negurnya pun baik-baik ke mantan suami. Ini beneran? Alhamdulillah mantan suami aku orang nggak pernah bohong. Kalau memang suka ya suka dia nggak nyangkal," tukas Ririe Fairus.

Hingga akhirnya, Ririe Fairus mencoba untuk bertahan dalam rumah tangganya selama dua tahun. Ia bahkan sampai bertanya kepada Ayus apa yang menyebabkan adanya perselingkuhan. Sayang, pertahanannya itu tak membuahkan hasil dan berujung perceraian.

Lalu, apakah benar orang berselingkuh akan memberikan dampak buruk bagi kesehatan mental? Dikutip dari Psychcentral, perselingkuhan dapat memberikan dampak buruk dalam waktu jangka panjang kepada pasangan dan anak-anak, seperti kesedihan, perubahan otak, hingga perilaku berjalan.

Bahkan, dampak buruk tersebut juga bisa mengganggu kesehatan mental seseorang yang berselingkuh loh. Dikutip dari Healthshots, berikut informasinya:

1. Merasa bersalah

Seseorang yang berselingkuh mungkin merasa bahagia dengan kekasih barunya. Namun, di sisi rasa bahagia tersebut, tersimpan rasa bersalah karena menyakiti pasangannya. Rasa bersalah inilah yang membuat seseorang merasa tak percaya diri yang dapat memicu stres dan pergolakan mental.

2. Selalu merasa takut ketahuan

Seseorang yang berselingkuh pasti akan merasa takut ketahuan oleh pasangannya. Rasa takut inilah yang membuat seseorang selalu memikirkan apa yang terjadi jika ketahuan, bagaimana tindakan ini mempengaruhi keluarganya, dan bahkan memikirkan apa yang akan dikatakan masyarakat kepada dirinya.

Pertanyaan-pertanyaan tersebut dapat memicu ketidakstabilan mental dan emosional seorang yang berselingkuh. Bahkan, membuat mereka merasa cemas dan depresi.

3. Merasa kelelahan secara emosional

Perasaan bersalah yang terus-menerus ditambah dengan rasa takut dapat membuat seseorang yang berselingkuh merasa kelelahan. Apalagi, dipusingkan juga oleh kekasih barunya yang bisa memperburuk keadaan.

Faktor-faktor inilah yang dapat memicu stres dan tekanan mental sehingga membuat seseorang merasa kelelahan secara emosional.

4. Harga diri rusak

Terlalu banyak berpikir tentang dampak perselingkuhan bisa merusak kesehatan mental. Pada akhirnya, seseorang yang berselingkuh akan menyalahkan dirinya sendiri hingga membuat harga dirinya rusak.



Simak Video "Mindful Demography, Cara Unik Kurangi Overthinking"
[Gambas:Video 20detik]
(Suci Risanti Rahmadania/up)