Putri Sulung Nurul Arifin Meninggal Serangan Jantung, Waspadai Gejala Utamanya

ADVERTISEMENT

Putri Sulung Nurul Arifin Meninggal Serangan Jantung, Waspadai Gejala Utamanya

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Selasa, 25 Jan 2022 13:00 WIB
Nurul Arifin dan Maura
Putri sulung Nurul Arifin meninggal dunia. (Foto: Instagram @na_nurularifin)
Jakarta -

Kabar duka datang dari artis senior Nurul Arifin. Sang putri sulung, Maura Magnalia meninggal dunia pada Selasa (25/1/2022).

Ia disebut meninggal karena serangan jantung. Maura ditemukan asisten rumah tangga pada pukul 4.30.

"Kami sudah tidur, pas masuk kamar, terus pagi-pagi jam 04.30 WIB-lah, pembantu yang menemukan dia. Mendadak (meninggalnya karena) jantung," tutur Nurul Arifin.

Pusat dan Pengendalian Pencegahan Penyakit Menular Amerika Serikat (CDC) mengungkap gejala utama yang umumnya dikeluhkan sebelum mengalami serangan jantung. Salah satu keluhan yang paling banyak ditemui yakni nyeri dada atau dada merasa tidak nyaman.

"Sebagian besar serangan jantung melibatkan ketidaknyamanan di bagian tengah atau kiri dada yang berlangsung selama lebih dari beberapa menit atau yang hilang dan muncul kembali," beber CDC dalam laman resminya, dikutip Selasa (25/1/2022).

CDC menyebut rasa tidak nyaman di dada bisa meliputi tanda seperti tekanan yang tidak nyaman, merasa diremas dan sakit.

Gejala lain yang juga wajib diwaspadai adalah:

  • Merasa lemah, pusing, atau pingsan
  • Berkeringat dingin.
  • Nyeri atau ketidaknyamanan di rahang, leher, atau punggung.
  • Nyeri atau ketidaknyamanan pada satu atau kedua lengan atau bahu.
  • Sesak napas, ini sering disertai dengan ketidaknyamanan dada, tetapi sesak napas juga dapat terjadi sebelum muncul ketidaknyamanan dada.
  • Gejala lain dari serangan jantung bisa termasuk kelelahan yang tidak biasa atau tidak dapat dijelaskan dan mual atau muntah. Wanita lebih cenderung memiliki gejala lain ini.

Bagaimana jika mengeluhkan gejala tersebut?

Jika mengalami gejala ini, segera datangi fasilitas kesehatan setempat. Semakin cepat datang ke ruang gawat darurat, semakin cepat keluhan bisa ditangani agar jumlah kerusakan pada otot jantung bisa dikurangi.

Di rumah sakit, profesional perawatan kesehatan juga dapat menjalankan tes untuk mengetahui apakah tanda tersebut mengarah ke serangan jantung, sehingga diberikan perawatan terbaik. Di beberapa kasus, mereka yang mengalami keluhan ini memerlukan resusitasi kardiopulmoner (RJP) atau kejutan listrik (defibrilasi).



Simak Video "Dokter Bicara soal Viral Bayi 6 Bulan Meninggal Usai Dibawa Ortu Motoran"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT