Rabu, 26 Jan 2022 21:15 WIB

Disinggung WHO, Varian COVID-19 Berikutnya Bakal Lebih Menular dari Omicron?

Firdaus Anwar - detikHealth
Virus In Red Background - Microbiology And Virology Concept Foto: Getty Images/iStockphoto/loops7
Jakarta -

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut dengan kecepatan penularan Omicron saat ini ada kemungkinan COVID-19 bisa terus bermutasi. Varian baru COVID-19 yang muncul berikutnya bisa jadi akan lebih menular daripada Omicron.

Kepala tim teknis WHO, Maria Van Kerkhove, mengatakan dengan setiap kasus infeksi virus COVID-19 bisa bermutasi menyesuaikan diri dengan lingkungan. Artinya bila kemudian muncul varian baru lagi, varian tersebut sudah lebih beradaptasi dalam menginfeksi manusia daripada Omicron.

"Varian berikutnya akan lebih fit, dalam arti lebih menular karena ia harus bisa mengalahkan varian yang beredar saat ini," kata Maria seperti dikutip dari CNBC, Rabu (26/1/2022).

"Hal yang jadi pertanyaan besar adalah apakah varian di masa depan ini akan lebih ganas atau jinak," lanjutnya.

Ada teori yang menyebut secara alami virus akan bermutasi menjadi varian yang menimbulkan gejala lebih ringan dan ini jadi tanda-tanda berakhirnya pandemi. Hanya saja Maria berkomentar tidak ada jaminan hal seperti yang digambarkan teori pasti terjadi.

"Tidak ada jaminan. Kami berharap memang itu yang akan terjadi, tapi tidak ada jaminan jadi kami tidak akan terlalu mengandalkannya," pungkas Maria.



Simak Video "Dokter Paru Jelaskan Alasan 89% Gejala Omicron Batuk Kering"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)