ADVERTISEMENT

Rabu, 26 Jan 2022 13:11 WIB

Fakta-fakta BA.2, Varian COVID-19 Terbaru Berjuluk 'Son of Omicron'

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
BA2. New variant of the SARS-CoV-2 coronavirus. Subvariant of Omicron. Design horizontal. Virus design and black text. Varian BA.2 dijuluki 'Son of Omicron' (Foto: Getty Images/iStockphoto/Fernando Astasio)
Topik Hangat Son of Omicron
Jakarta -

Belum kelar dengan varian Omicron, kini Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan adanya versi baru varian Omicron yang disebut sebagai BA.2. Varian berjuluk 'Son of Omicron' ini memiliki beberapa perbedaan pada beberapa mutasi termasuk pada protein spike.

"Galur BA.2, yang berbeda dengan BA.1 di beberapa mutasi, termasuk protein spike, meningkat di banyak negara," tulis WHO di situsnya.

Dikutip dari Health, versi BA.2 secara teknis merupakan turunan dari varian Omicron (BA.1) yang kini tengah diselidiki. Virus ini pun diketahui telah teridentifikasi di sejumlah negara Eropa hingga Asia.

Informasi mengenai varian BA.2 masih tergolong sedikit. Berikut fakta-fakta yang telah detikcom rangkum dari berbagai sumber.

Belum Diketahui Pertama Kali Muncul di Negara Mana

Dikutip dari France24, varian BA.2 pertama kali diidentifikasi di India dan Afrika Selatan pada akhir Desember 2021. Varian ini diyakini muncul dari mutasi Omicron (BA.1). Namun, ada juga laporan lain yang menyatakan bahwa varian BA.2 muncul pertama kali di Inggris pada akhir November lalu berdasarkan laporan U.K. Health Security Agency (UKHSA).

Sudah Menyebar ke Sejumlah Negara

Dikutip dari berbagai sumber, Varian BA.2 diketahui telah teridentifikasi di sejumlah negara, yaitu Kanada, Britain, Denmark, Swedia, Inggris, India, Singapura, hingga Amerika Serikat.

Setidaknya ada tiga kasus varian BA.2 yang telah ditemukan di Amerika Serikat berdasarkan laporan Houston Methodist Hospital di Texas. Bahkan, kini sedang dipelajari susunan genetik sampel virus dari pasien yang mengidap varian ini.

"Ya, varian baru Omicron telah menyebar setidaknya di empat benua. Tapi, hal ini tak seharusnya menjadi penyebab kepanikan," tutur Ilmuwan Massachusetts, dikutip dari USA Today.

Dijuluki Sebagai 'Stealth Omicron'

Dikutip dari WashingtonPost, beberapa ilmuwan menjuluki varian BA.2 sebagai 'stealth Omicron' atau 'siluman Omicron'. Sebab, varian ini memiliki sifat genetik yang membuat lebih sulit untuk mengidentifikasi varian Omicron pada tes PCR.

Apakah varian BA.2 Lebih Berbahaya dari Omicron?

Hingga saat ini masih belum diketahui apakah varian BA.2 ini lebih berbahaya atau tidak dengan varian Omicron. Namun, menurut Menteri Kesehatan Prancis Olivier VĂ©ran, varian BA.2 kurang lebih memiliki karakteristik yang sama dengan Omicron.

"Pengamatan awal dari India dan Denmark menunjukkan tidak ada perbedaan dramatis dalam tingkat keparahan dibandingkan dengan BA.1 (Omicron). Data ini akan menjadi lebih solid (dengan satu atau lain cara) dalam beberapa minggu mendatang." kata Ahli virologi Tom Peacock dari Imperial College London melalui akun Twitternya @PeacockFLU.

"Kemungkinan ada perbedaan minimal dalam efektivitas vaksin terhadap BA.1 dan BA.2. Secara pribadi, saya tidak yakin BA.2 akan berdampak besar pada gelombang pandemi Omicron saat ini." lanjutnya.



Simak Video "Jangan Euforia Dulu! Epidemiolog Minta Waspada soal BA.2"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/up)
Topik Hangat Son of Omicron

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT