Kamis, 27 Jan 2022 17:06 WIB

Kasus Naik Lagi, Menkes Beberkan Kriteria Pasien COVID-19 yang Harus ke RS

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Sejumlah kendaraan ambulans dan bus sekolah yang membawa pasien COVID-19 antre untuk masuk kawasan Rumah Sakit Darurat  COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet, Jakarta, Kamis (10/6). Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin membeberkan kriteria pasien COVID-19 yang harus dirawat di rumah sakit. Hal ini ia sampaikan menyusul kenaikan kasus COVID-19 di Tanah Air.

"Kalau ada lansia, punya komorbid banyak, atau belum divaksin, itu harus ke rumah sakit," katanya dalam konferensi pers, Kamis (27/1/2022).

Kelompok yang disebutkan di atas berisiko mengalami gejala berat jika terinfeksi COVID-19, termasuk varian Omicron. Meski varian Omicron pada sebagian besar orang punya gejala ringan, lansia dan orang dengan riwayat komorbid tetap berisiko berat jika tertular.

"30 persen dari yang meninggal itu belum divaksin. Lansia itu 60 persen (yang meninggal). Kita perlu memastikan lansia itu dirawat dengan baik, perlu diprioritaskan," ungkapnya.

Bagi mereka yang memiliki gejala ringan, pasien bisa dirawat di rumah. Panduan isolasi mandiri bagi pasien COVID-19 juga telah disampaikan sebelumnya oleh Kementerian Kesehatan melalui telemedicine.

"Sebagian besar tidak perlu dibawa ke rumah sakit. Orang yang masuk ke rumah sakit itu kondisi sedang dan berat. Kalau saturasi sudah di bawah 95 persen, ke rumah sakit," jelas Menkes.

Simak juga video 'Wanti-wanti Epidemiolog Terkait Kasus Covid-19 RI Ngegas Lagi':

[Gambas:Video 20detik]





Simak Video "Kata Menkes soal Varian Deltacron"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)