Jumat, 28 Jan 2022 05:57 WIB

10 Langkah yang Harus Dilakukan Jika Dinyatakan Positif COVID-19

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
SDN Jati 01 Pagi, Pulo Gadung, Jakarta Timur, gelar swab PCR massal yang diikuti para guru. Hal itu dilakukan guna cegah penyebaran Corona di lingkungan sekolah 10 Langkah yang Harus Dilakukan Jika Dinyatakan Positif COVID-19 (Foto: Pradita Utama)
Jakarta -

Jumlah kasus positif COVID-19 masih terus bertambah setiap hari. Siapapun bisa saja terkena virus Corona, baik itu anak-anak hingga lansia. Meskipun telah melakukan langkah pencegahan sebaik mungkin, namun masih ada kemungkinan bisa terinfeksi COVID-19.

Ya, mendapatkan diagnosis positif COVID-19 memang bukanlah hal yang menyenangkan. Virus Corona memang sangat berbahaya, bahkan bisa menyebabkan komplikasi yang serius hingga berakibat kematian. Namun, pada beberapa kasus, virus ini bisa menimbulkan gejala ringan mirip seperti penyakit flu.

Meskipun demikian, kita tak boleh putus asa. Harapan untuk sembuh setelah terdiagnosis positif COVID-19 terbilang besar. Yang perlu kita lakukan hanyalah melakukan penanganan yang tepat untuk mengusir virus Corona dari tubuh. Lantas, bagaimana cara pencegahan dan pulih saat positif COVID-19?

Dalam diskusi dengan media, dokter paru dari RS Persahabatan dr Erlina Burhan menyarankan untuk tidak panik ketika dinyatakan positif COVID-19. Tidak terkecuali, jika terinfeksi varian Omicron.

"Kalau tanpa gejala, yang ringan-ringan saja, tidak ada penyakit penyerta, bisa isolasi mandiri di rumah. Tata caranya sama saja dengan varian Delta," saran dr Erlina, Kamis (27/1/2022).

Dikutip dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), berikut informasinya.

Cara Mencegah Penyebaran Jika Dinyatakan Positif COVID-19

Apabila dinyatakan positif COVID-19, bisa mengikuti sejumlah langkah berikut ini. Namun, perlu diingat, kita harus tetap menghubungi pelayanan kesehatan untuk mendapatkan penanganan dan perawatan medis.

1. Tetap di Rumah

Kebanyakan orang yang positif COVID-19 dengan gejala ringan, dapat melakukan penyembuhan atau isolasi di rumah tanpa perawatan medis. Jangan keluar rumah saat positif COVID-19, kecuali untuk mendapatkan perawatan medis. Selain itu, dilarang untuk mengunjungi tempat umum, seperti mal dan lainnya.

Sebisa mungkin tinggal di kamar atau di ruangan tertentu untuk menghindari kontak dengan orang lain atau peliharaan yang ada di rumah. Jika memungkinkan, sebaiknya gunakan kamar mandi terpisah.

2. Tetap Menjaga Kesehatan Diri

Jika dinyatakan positif COVID-19, usahakan untuk tetap istirahat dan terhidrasi. Bisa juga mengkonsumsi obat yang dijual bebas, seperti asetaminofen untuk meringankan gejala yang ditimbulkan dari virus Corona. Namun, sebelum menggunakannya harus konsultasi terlebih dahulu dengan dokter atau pelayanan kesehatan.

3. Tetap Berhubungan dengan Dokter

Wajib! Menjalin komunikasi dengan dokter atau pelayanan kesehatan untuk mendapatkan perawatan medis jika merasakan sesak napas dan gejala serius lainnya. Usahakan langsung menghubungi dokter atau pelayanan kesehatan jika dalam keadaan darurat.

4. Hindari Transportasi Umum

Apabila harus keluar rumah untuk mendapatkan perawatan medis, jangan menggunakan transportasi umum atau taksi. Gunakan kendaraan sendiri atau meminta bantuan unit kesehatan untuk dijemput.

5. Beri Tahu Orang Terdekat

Cara mencegah penyebaran COVID-19 berikutnya jangan lupa untuk memberitahu orang lain apabila habis bertemu dengan mereka sebelumnya. Sebab, orang yang terinfeksi dapat menyebarkan COVID-19 mulai 48 jam (atau 2 hari) sebelum orang tersebut memiliki gejala atau tes positif.

Dengan memberitahu orang lain bahwa mereka mungkin terkena COVID-19, kita dapat membantu melindungi semua orang.

6. Selalu Pantau Gejala yang Muncul

Selama menjalani isolasi mandiri di rumah, jangan lupa untuk selalu memantau gejala COVID-19 apa saja yang muncul. Dikutip dari CDC, gejala COVID-19 dapat berupa panas, batuk, dan gejala lainnya.

Namun, apabila mengidap gejala seperti:

  • Sesak napas
  • Ada rasa sakit di dada
  • Tidak mampu bangun
  • Pucatnya warna kulit, bibit, atau kuku
  • Atau gejala serius lainnya

Dianjurkan segera menghubungi dokter atau unit pelayanan kesehatan setempat untuk mendapatkan perawatan medis. Diingatkan sekali lagi untuk tetap berhubungan dengan dokter atau unit pelayanan kesehatan setempat agar mereka dapat memberikan instruksi dan memeriksa gejala COVID-19 yang muncul.

7. Pakai Masker

Dianjurkan untuk memakai masker jika harus berada di sekitar orang atau hewan peliharaan di rumah. Usahakan menjauh setidaknya berjarak 6 kaki dari orang lain. Cara ini akan membantu melindungi orang-oran di sekitar.

8. Tutup Mulut dan Hidung

Apabila mengalami gejala batuk dan bersin, usahakan untuk menutupnya menggunakan tisu. Setelah itu, buanglah tisu tersebut ke tempat sampah dan cuci tangan selama 20 detik menggunakan sabun atau hand sanitizer yang memiliki kandungan 60% alkohol.

9. Jangan Berbagi Barang Pribadi

Apabila dinyatakan positif COVID-19, dilarang untuk berbagi atau menggunakan barang yang sama dengan orang lain, baik itu sendok, gelas, handuk, dan lainnya.

10. Membersihkan Benda atau Hal Lain yang Disentuh

Bersihkan dan disinfeksi permukaan yang sering disentuh di rumah, baik itu di dalam kamar ataupun di kamar mandi. Biasanya barang atau hal lain yang sering disentuh dapat berupa telepon atau HP, remote, meja, gagang pintu, perlengkapan kamar mandi, toilet, hingga meja.

Cara ini berguna untuk membersihkan virus Corona yang menetap atau menempel di suatu barang atau permukaan. Dengan begitu, kita bisa melindungi orang lain dari penyebaran virus ini.

Itulah langkah-langkah yang harus dilakukan jika dinyatakan positif COVID-19. Tetap terapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran COVID-19. Diingatkan kembali untuk tetap berhubungan (keep kontak) dengan dokter atau unit pelayanan kesehatan terdekat agar mereka dapat memberi instruksi dan mengawasi diri kita saat isolasi mandiri di rumah.

Lihat juga Video: 7 dari 10 Orang Tertular Pasien Positif Omicron

[Gambas:Video 20detik]



(suc/up)