Jumat, 28 Jan 2022 15:25 WIB

Sebaran 'Zona Omicron' di RI, Sudah Menyebar hingga Luar Jawa Bali!

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
wooden blocks with the word omicron surrounded by wooden figurines as symbol for covid-19 crisis Sebaran zona Omicron di Indonesia. (Foto: Getty Images/iStockphoto/Thomas Stockhausen)
Jakarta -

Penyebaran Omicron di Indonesia semakin luas. Terlihat dalam laporan Balitbangkes Kemenkes RI yang dihimpun 23 Januari 2022, varian Omicron tak lagi hanya dilaporkan di Jawa Bali.

Sumatera hingga Kalimantan sama-sama mencatat satu kasus. Sementara jumlah Omicron terbanyak masih disumbang provinsi DKI Jakarta hingga Banten.

Menurut perhitungan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, puncak Omicron setidaknya bakal tiba di pertengahan Februari hingga akhir Maret. Demi menekan beban fasilitas di rumah sakit, pasien COVID-19 bergejala ringan kini tak diizinkan menjalani rawat inap di RS.

"Sebagian besar kasus Omicron adalah OTG atau asimtomatik atau gejala sakitnya ringan. Jadi hanya gejala pilek, batuk, atau demam yang sebenarnya bisa sembuh tanpa perlu dibawa ke rumah sakit," ucap Menkes Budi dalam konferensi pers Kamis (27/1/2022).

Penambahan Omicron 2,5 kali lebih tinggi

Meski jumlahnya terus meningkat, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) dr Siti Nadia Tarmizi menyebut Omicron belum menggantikan dominasi varian Delta di Indonesia.

Namun, jika membandingkan laporan sebaran varian baru Corona Balitbangkes per 23 Januari dengan 16 Januari, penambahan kasus Delta sebenarnya jauh lebih sedikit yakni 277 kasus. Sementara penambahan kasus Omicron sudah melampaui 700 orang. Artinya, penambahan Omicron dalam kurun waktu sepekan dibandingkan Delta, 2,5 kali lebih tinggi.

Berikut daftar sebaran varian Omicron menurut laporan Balitbangkes Kemenkes RI per 23 Januari 2022.

Varian Delta: 7.848 kasus

  • Aceh: 54 kasus
  • Sumatera Utara: 186 kasus
  • Sumatera Barat: 75 kasus
  • Bengkulu: 28 kasus
  • Sumatera Selatan: 60 kasus
  • Jambi: 197 kasus
  • Kepulauan Riau: 188 kasus
  • Kepulauan Bangka Belitung: 83 kasus
  • Riau: 156 kasus
  • Lampung: 6 kasus
  • Banten: 89 kasus
  • Jawa Barat: 1.189 kasus
  • DKI Jakarta: 2.230 kasus
  • DIY: 92 kasus
  • Jawa Timur: 172 kasus
  • Jawa Tengah: 446 kasus
  • Bali: 399 kasus
  • Nusa Tenggara Barat: 68 kasus
  • Nusa Tenggara Timur: 103 kasus
  • Kalimantan Tengah: 31 kasus
  • Kalimantan Barat: 295 kasus
  • Kalimantan Timur: 717 kasus
  • Kalimantan Utara: 76 kasus
  • Kalimantan Selatan: 159 kasus
  • Sulawesi Selatan: 196 kasus
  • Sulawesi Utara: 218 kasus
  • Sulawesi Tengah: 72 kasus
  • Sulawesi Tenggara: 20 kasus
  • Sulawesi Barat: 40 kasus
  • Gorontalo: 30 kasus
  • Maluku: 48 kasus
  • Maluku Utara: 48 kasus
  • Papua: 53 kasus
  • Papua Barat: 24 kasus

Varian Beta: 22 Kasus

  • DKI Jakarta: 12 kasus
  • Jawa Barat: 3 kasus
  • Jawa Timur: 6 kasus
  • Bali: 1 kasus

Varian Alpha: 81 kasus

  • Sumatera Utara: 1 kasus
  • Riau: 1 kasus
  • Sumatera Selatan: 1 kasus
  • Lampung: 1 kasus
  • Kepulauan Riau: 10 kasus
  • DKI Jakarta: 38 kasus
  • Jawa Barat: 20 kasus
  • Jawa Timur: 4 kasus
  • Jawa Tengah: 1 kasus
  • Kalimantan Selatan: 1 kasus
  • Bali: 1 kasus

Varian Omicron: 1.406 kasus

  • DKI Jakarta: 1.071 kasus
  • Banten: 192 kasus
  • Jawa Barat: 119 kasus
  • Jawa Timur: 8 kasus
  • Jawa Tengah: 9 kasus
  • Sumatera Utara: 1 kasus
  • Kalimantan Barat: 1 kasus
  • Sulawesi Utara: 4 kasus


Simak Video "Kasus Omicron RI Capai Angka 882, Tersebar di Mana Saja?"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)