Jumat, 28 Jan 2022 18:53 WIB

Yang Punya 3 Gejala COVID-19 Omicron Ini, Simak Baik-baik Pesan Jokowi

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Presiden Jokowi Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden
Jakarta -

Keberadaan varian Omicron kini mulai mendominasi di Indonesia. Berdasarkan data dari Balitbangkes Kemenkes RI yang dihimpun pada 23 Januari 2022, jumlah kasus varian Omicron sudah mencapai 1.406 kasus.

Meski begitu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengimbau agar masyarakat tidak perlu panik. Sebab, penanganan dan fasilitas kesehatan yang ada saat ini sudah disesuaikan dengan karakter Omicron yang berbeda dengan varian Corona sebelumnya.

"Berbagai sarana dan prasarana fasilitas kesehatan telah disesuaikan dengan karakter varian Omicron yang berbeda dengan varian Corona sebelumnya, dan membutuhkan penanganan yang berbeda pula. Salah satunya dengan pengadaan telemedicine aplikasi layanan kesehatan," jelas Jokowi keterangan pers yang disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden, Jumat (28/1/2022).

Jokowi juga menegaskan tidak semua pasien Omicron membutuhkan perawatan langsung di rumah sakit, karena gejala yang muncul tidak terlalu membahayakan. Untuk itu, ia menyarankan agar meminimalkan kontak langsung dengan orang lain untuk mencegah penyebaran virus yang lebih luas.

Tak hanya itu, ia juga mengimbau jika seseorang positif COVID-19 tetapi tanpa gejala untuk melakukan isolasi mandiri di rumah. Jika ada gejala seperti, batuk, pilek, atau demam, bisa memanfaatkan layanan telemedicine yang tersedia.

"Ketika hasil tes PCR saudara positif (tapi) tanpa ada gejala, silakan melakukan isolasi mandiri di rumah selama 5 hari. Bila ada gejala batuk, pilek, atau gejala demam silakan gunakan layanan telemedicine atau ke puskesmas, atau ke dokter terdekat," kata Jokowi.

"Dengan demikian, beban fasilitas kesehatan dari puskesmas sampai rumah sakit bisa berkurang," pungkasnya.

Saksikan juga: Merasakan Digital Playground di Bekasi dengan Teknologi Imersif Kelas Dunia

[Gambas:Video 20detik]



(sao/naf)