Sabtu, 29 Jan 2022 11:24 WIB

Sakit Omicron atau Flu? Ini Gejala Kunci yang Bisa Jadi Pembedanya

Firdaus Anwar - detikHealth
Strips of newspaper with the words Omicron and Covid-19 typed on them. Omicron variant of COVID-19. Black and white. Close up. Foto: Getty Images/iStockphoto/Professor25
Jakarta -

Gejala infeksi COVID-19 varian Omicron bisa mirip dengan influenza. Itulah kenapa Menko Marinves Luhut Binsar Pandjaitan sempat menyarankan agar warga yang menunjukkan gejala flu melakukan tes COVID-19.

"Mengingat gejala Omicron yang ringan dan sulit dibedakan dengan flu dan batuk biasa, pemerintah mengimbau masyarakat untuk segera melakukan testing bila merasakan gejala tersebut," kata Luhut dalam konferensi pers terkait hasil rapat terbatas evaluasi PPKM beberapa waktu lalu.

Meski gejala Omicron mirip flu, Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) menegaskan penyakit ini tidak bisa disepelekan. Kenyataannya Omicron tetap bisa menyebabkan perburukan gejala hingga risiko kematian.

dr Bharesh Dedhia dari P. D. Hinduja National Hospital & Medical Research Centre mengatakan untuk tahu pasti apakah suatu infeksi disebabkan COVID-19 atau Omicron atau flu biasa diperlukan tes. Hanya saja hal yang mungkin dirasa bisa jadi pembeda antara kedua penyakit tersebut adalah tingkat keparahan gejala.

"Ada keluhan nyeri dan sakit punggung yang kuat, jauh lebih buruk daripada flu. Kami tidak melihat banyak keluhan sakit punggung, sakit kepala parah, dan nyeri tubuh pada pasien flu," kata dr Bharesh seperti dikutip dari Mint, Sabtu (29/1/2022).

dr Erlina Burhan, SpP(K), dari PDPI juga menjelaskan kebanyakan pasien Omicron di Indonesia jarang mengalami demam. Gejala yang lebih banyak dialami adalah batuk dan nyeri tenggorokan.

"Kalau mengetahui ada gejala batuk, nyeri tenggorok atau tenggorok gatal, untuk kondisi Omicron saat ini kita curiga itu adalah Omicron," kata dr Erlina.



Simak Video "Dokter Paru Jelaskan Alasan 89% Gejala Omicron Batuk Kering"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)