ADVERTISEMENT

Kamis, 03 Feb 2022 12:00 WIB

Takut Periksa Jantung karena Kateter? Yuk, Ubah Mindset!

20detik - detikHealth
Siloam Hospitals Lippo Cikarang menambah fasilitas kesehatan Cathlab. Cathlab ini untuk mengantisipasi serangan jantung pada pasien. Foto: dok. Siloam Hospitals
Jakarta -


Jakarta - Kesehatan tubuh, termasuk jantung, harus dijaga dengan sebaik-baiknya. Salah satu cara menjaga kesehatan jantung adalah dengan rutin lakukan check up di rumah sakit.

Namun, ada kalanya prosedur medis terasa menakutkan untuk dijalani. Bisa jadi karena tak terbiasa, atau adanya perasaan takut akan sakit.

"Jadi, check up itu sebenarnya bukan untuk kita mencari penyakit. Satu lagi justru untuk memastikan tubuh kita tetap berfungsi, tetap sehat seperti biasanya. Jantung kan cuma satu, nggak bisa diganti. Jadi kita mindset-nya diubah, bahwa check up itu untuk menjaga atau untuk merawat tubuh kita yang cuma satu ini," tanggapan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, dr. Vito Damay, SpJ(K) di acara e-Life detikcom.

Pada keadaan tertentu, pasien memang perlu dipasang kateter jantung untuk memeriksa kelainan pada jantung. Kateter merupakan alat bantu berupa selang tipis dan panjang yang dimasukkan melalui pembuluh darah. Prosedur ini bisa saja menyebabkan rasa sakit, namun dr. Vito menanggapi ringan tentang rasa takut akan sakit dikateter.

"Nggak usah ngomongin kateter dulu. Ambil darah dulu deh. Jadi kalau misalkan kita ngomong soal sakit itu ngambil darah aja deh, ambil darah suntik kan juga sakit sebenernya. Sakitnya kan tolerable tapi. Lebih sakit kalau lihat tagihan di rumah sakit terus mesti beli obat banyak," kata dr. Vito.

Prosedur kateterisasi juga tidak selalu dilakukan, karena terdapat indikasi yang menyebabkan butuh atau tidaknya seseorang dikateter. Oleh karena itu, dr. Vito menyarankan untuk tidak usah khawatir.

"Lagian nggak semua orang kateter kok. Orang kateter kan ada indikasinya. Nggak semua kateter lah. Kalau orang ke rumah sakit kan yang paling penting ambil darah dulu, kan mau cek kolesterol, cek gula, ya," tutupnya.

(mjt/mjt)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT