Viral Hasil PCR Positif Bumame Keluar Sebelum Tes, Ternyata Salah Kirim

Round Up

Viral Hasil PCR Positif Bumame Keluar Sebelum Tes, Ternyata Salah Kirim

Vidya Pinandhita - detikHealth
Kamis, 03 Feb 2022 20:55 WIB
Viral Hasil PCR Positif Bumame Keluar Sebelum Tes, Ternyata Salah Kirim
Penjelasan pihak Bumame Farmasi perihal viral wanita terima hasil tes positif COVID-19 sebelum lakukan tes. Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta -

Seorang wanita, diketahui bernama Zakiah, viral lantaran mengaku menerima hasil tes positif COVID-19 dari Bumame Farmasi dalam kondisi dirinya belum melakukan tes antigen maupun PCR.

"Saya dikirimin hasil antigen dan PCR sementara saya belum datang. Ini kan aneh sekali, saya belum datang tapi sudah ada hasilnya. Apalagi hasilnya sudah positif," ujar Zakiah dalam video yang baru-baru beredar.

Menanggapi itu, pihak Bumame Farmasi menyebut insiden tersebut merupakan 'human error'. Zakiah menerima hasil tes COVID-19 tersebut lantaran ada staf yang salah mengirim berkas milik pelanggan lain dengan nama yang sama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Hasil tersebut memang benar terjadi karena adanya kesalahan pengiriman hasil tes kepada pelanggan yang mempunyai nama yang sama, disebabkan karena kesalahan administrasi tim kami di lapangan," ujar pihak Bumame dalam siaran pers yang diterima detikcom, Kamis (3/2/2022).

"Menanggapi hal ini, Bumame dengan cepat dan tegas menindaklanjuti masalah ini dengan memperkuat SOP yang diterapkan kepada seluruh tim Bumame untuk memastikan kejadian ini tidak akan terulang lagi," sambungnya.

ADVERTISEMENT

Minta maaf pada Zakiah

Dalam surat lainnya, pihak Bumame menyampaikan permohonan maaf pada Zakiah. Bumame juga menyebut, bakal memberikan teguran pada staf di balik insiden human error tersebut.

"Kami menyadari bahwa kesalahan tersebut memang benar terjadi karena adanya kesalahan administrasi dari staf di lapangan. Staf tersebut mengirimkan hasil antigen dan PCR pelanggan lain yang mempunyai nama yang sama pada 2 Februari 2022," tulis Direktur Utama Bumame Farmasi, James Wihardja, dalam surat tersebut.

"Kami telah menindaklanjuti kejadian ini dengan memberikan teguran keras kepada staf terkait," pungkasnya.




(vyp/up)

Berita Terkait